7 Situs Alternatif YouTube Untuk Nonton Video dan Film

YouTube Alternatif

Belakangan ini semakin banyak perusahaan besar maupun startup yang mencoba-coba untuk membuat situs dan aplikasi bertema video streaming yang menyerupai YouTube. Bukan hanya di Indonesia saja, diberbagai belahan dunia lainnya juga banyak perusahaan yang meniru website dan aplikasi serupa dengan YouTube.

Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa situs milik perusahaan besar yang tidak jauh berbeda dengan YouTube. Tapi ada beberapa hal yang nampak jelas membedakannya dengan YouTube asli yaitu fitur.

Situs-situs video streaming yang mencoba untuk mengikuti YouTube mungkin harus ekstra keras untuk mengikuti fitur-fitur yang juga ada pada YouTube seperti filter, channel, video quality dan user management yang powerful layaknya YouTube Video Creator dan beragam lainnya.

Tak luput juga untuk pada developer yang ingin membuat eksperimen, jika YouTube memiliki API, beberapa situs video streaming lain belum memilikinya. Sebagai salah satu anak perusahaan Google, YouTube memang harus selalu terdepan.

Sayangnya, YouTube sangat ketat akhir-akhir ini karena beberapa lagu dan film sudah dihapus dari situsnya. Ya memang video dan lau yang ada di YouTube kebanyakan memiliki hak cipta dan si pemilik hak bisa kapan saja mengklaim karyanya.

Oleh sebab itu, beberapa situs video streaming mengambil kesempatan ini untuk bersaing dengan YouTube dengan menyajikan lagu dan film yang tidak ada di YouTube.

Berikut ini adalah 7 Situs Alternatif YouTube Untuk Nonton Video dan Film


1. Vimeo

Vimeo Logo

Vimeo pertama kali diluncurkan ke publik pada November 2004 oleh Jake Lodwick dan Zach Klein. Mereka berdua akhirnya meninggalkan perusahaan Vimeo di tahun 2007. Istilah Vimeo dibuat oleh Lodwick sebagai pencampuran dari kata video dan me.

Hingga akhirnya IAC (Inter Active Corp) membeli Vimeo pada Agustus 2006, sebagai bagian dari akuisisi Connected Ventures.


2. Dailymotion

Dailymotion Logo

Dailymotion adalah suatu situs video streaming online yang menduduki peringkat ke dua setelah situs YouTube.

Dailymotion bepusat di Paris, Perancis, dengan menawarkan isi konten yang terdiri dari gabungan video baik secara amatir maupun professional. Seperti situs berbagi video lainnya, Dailymotion mengizinkan penggunanya untuk meng-upload video yang mereka inginkan.

Tahun 2009, situs Dailymotion berhasil menambahkan 16.000 video baru setiap harinya. Sebagai salah satu situs besar, Dailymotion berusaha untuk menunjukan dirinya berbeda dari situs yang lain dengan berfokus pada kualitas kinerja mereka, dan berusaha juga untuk menunjukkan manfaat bagi 10.000 mitra kerja mereka, seperti HBO, FOX Sports, Showtime, Netflix, Hulu dan NBC.


3. Metacafe

Metacafe Logo

Metacafe hampir sama dengan Vimeo dan Dailymotion dimana pengguna bisa meng-upload video secara bebas. Perusahaannya Metacafe bermarkas di Palo Alto, California, yang berkantor pusat di Tel Aviv dan New York.


4. Vidio

Vidio.com Logo

Vidio adalah sebuah situs video streaming yang didirikan oleh Adi Sariaatmadja sejak Oktober 2014 dan dikelola oleh PT. Kreatif Media Karya, yaitu anak perusahaan Emtek.

Vidio memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video dalam situs maupun aplikasinya. Dalam situs Vidio dapat dilihat berbagai macam konten diantaranya video unggahan pengguna, klip film, klip TV, dan video musik.


5. meTube

meTube Logo

meTube didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo, yang pertama kali diluncurkan pada 29 Januari 2016. meTube merupakan unit bisnis dari MNC Media. meTube juga memungkinkan pengguna meng-unggah, menonton, dan berbagi video.


6. Iflix

Iflix Logo

Iflix adalah penyedia layanan berlangganan video on demand yang berfokus pada pasar negara berkembang.

Kantor pusat regional untuk Asia berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia. Iflix berfungsi sebagai platform hosting dan distribusi digital untuk drama barat dan asia yang diperoleh melalui kemitraan dengan lebih dari 150 studio dan distributor konten global termasuk Metro-Goldwyn-Mayer, Disney, Warner Bros, Paramount, NBC Universal, Fox, CBS, BBC, Sony Pictures dan Discovery.


7. Archive

Internet Archive Logo

Archive adalah sebuah perpustakaan digital nirlaba yang memiliki misi "akses universal untuk semua pengetahuan". Archive menyediakan penyimpanan permanen dan akses publik bebas untuk koleksi file digital, termasuk situs web, musik, gambar, dan video.

Pada Oktober 2012, seluruh file koleksinya mencapai 10 Petabita (PB) atau 10.000 Gigabyet (GB). Selain fungsi pengarsipannya, Archive juga sebuah organisasi aktivis, advokasi untuk internet yang bebas dan terbuka.


Ke 7 Situs Alternatif YouTube Untuk Nonton Video dan Film diatas bisa kamu jadikan referensi apabila lagu atau film yang ingin kamu tonton tidak tersedia di YouTube. Sebenarnya masih banyak lagi situs lain yang bisa di jadikan referensi namun terkadang yang lebih terkenal lebih baik diutamakan.

Perlu dicatat bahwa Vimeo telah di blokir oleh Telkom jadi kamu hanya bisa mengaksesnya melalui provider lain.

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terpopuler