Visitor Blog Tiba-Tiba Menurun Drastis? Ini Alasannya

Google Update

Menurunnya jumlah visitor pada sebuah blog atau website bukanlah hal yang aneh. Tidak seikit juga situs web yang sudah populer ikut merasakan merosotnya pengunjung. Akan tetapi, kejadian yang bisa saja merugikan pemilik blog ini dapat diatasi dengan cara melakukan riset terhadap blog dan mengikuti perkembangan aturan dari mesin pencari khususnya Google.

Menurut pengalaman pribadi saya bergelut di dunia blogger, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan penurunan visitor. Tentunya, dengan munculnya masalah-masalah tersebut membuat saya semakin wajib untuk mengetahui penyebab dan cara menyelesaikannya.



Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menurunkan pengunjung blog atau website yang pernah saya alami.



Alasan Visitor Blog Menurun Drastis



1. Konten Kadaluarsa

Kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan saat membuat blog dahulu adalah mengisinya dengan konten musiman. Konten jenis ini biasanya hanya akan ramai di waktu tertentu kemudian sepi untuk selamanya.

Seharusnya, konten musiman ini hanya untuk situs berita / magazine saja dan sama sekali tidak cocok untuk blog. Salah satu contoh konten musiman adalah Jadwal dan Skor Pertandingan yang mana tidak akan lagi dicari oleh visitor saat momennya sudah lewat. Inilah yang disebut dengan konten kadaluarsa dan benar-benar tidak cocok untuk blog yang seharusnya memiliki jenis konten life-time.

SOLUSI : Ubah konten musiman di blog kamu dan fokuskan ke konten life-time yang pembacanya tidak akan menurun meski di tanggal atau bulan apapun.

 BACA JUGA :  Teknik Menulis Artikel Blog Yang Menarik


2. Template Berantakan

Sebagai blogger mengenal template lebih dalam dan memahami kode HTML adalah hal yang mutlah harus diketahui, sebab dengan mengetahui dasar-dasar HTML, CSS dan JS akan mempermudah dalam mengembangkan blog itu sendiri.




Tapi tidak semua sesederhana itu, saat saya menggunakan salah satu template terbaik buatan blogger terkenal, mampu menyulap tampilan blog saya menjadi istimewa dan tentunya pengunjugpun suka dengan tampilan tersebut dengan bukti terus meningkatnya pengunjung di bulan-bulan pertama.

Hari-hari hari terus berlalu dengan pengunjung yang terus bertambah meski saya tidak menulis artikel lagi dan puncaknya pada pertengahan tahun, atau tepat enam bulan saat menggunakan tempalate keren itu. Tidak ada angin tidak ada hujan, pengunjung merosot drastis dari yang awalnya 3000-an perhari menjadi ratusan orang saja.

Bingung bukan kepalang, setelah saya cek jantung terasa berhenti berdetak sejenak. Ternyata tampilan blog saya hancur / semerawut karena banyak dari JS yang sudah non-aktif (file host tempat nyimpan JS template expired). Alhasil, Google menganggap bahwa blog saya memiliki banyak kerusakan dan menimbulkan banyak artikel yang sulit terindex atau mundur secara perlahan ke halaman yang entah dimana posisinya.

SOLUSI : Saya putuskan untuk mengganti template yang sedikit menggunakan JS. Tidak lupa juga saya menyimpan backup-an dari JS untuk menghindari hal serupa terjadi lagi. Visitor mulai kembali sedikit demi sedikit dan itu pertanda bagus buat saya, ternyata template sangat mempengaruhi kondisi blog di mesin pencari Google.

 BACA JUGA :  9 Template Blog SEO Friendly


3. Bad Words & Image

Masalah terakhir yang pernah saya alami adalah Bad Words & Image yaitu adanya kata-kata dan gambar yang menimbulkan blog terdeteksi sebagai penyebar konten negatif. Untuk blog biasa yang sama sekali tidak populer seperti ini, menggunakan kata-kata terlarang bisa menimbulkan efek yang cukup signifikan. Bahkan, bisa saja artikel dihapus dari indeks Google.




Kata-kata kebencian dan yang sama sekali tidak pantas dibaca akan menyebabkan filter pintar Google mendeteksi dan mereportnya sebagai spam atau penyebaran konten negatif yang dapat menggeser posisi artikel dari mesin pencarinya.

SOLUSI : Gunakanlah kata-kata umum saat menulis blog, tidak perlu formal yang penting bisa dipahami dan jika memang harus menulis bad words sebaiknya kombinasikan dengan angka atau simbol tertentu agar Google tidak menaggapnya sebagai penyebar konten negatif.

 BACA JUGA :  Cara Optimasi Blog Agar Mudah Ditemukan Di Google

Selain tigal hal diatas yang dapat menurunkan visitor blog, masih ada satu hal lainnya yang perlu kamu ketahui sebagai pemilik blog, yaitu perkembangan mesin pencari.

Perkembangan mesin pencari sangat penting bagi kelangsungan hidup blog. Biasanya, Google akan memberitahukan melalui email yang terdaftar di Google Webmaster Console mengenai update apa yang telah dilakukan dan kita sebagai pemilik blog harus mengikuti aturan baru tersebut.

Jarang sekali memang, tapi belakangan ini Google memperbaharui mesin pencarinya dan membuat efek yang cukup jelas pada beberapa situs besar dan kebanyakanan blog di internet. Terakhir kali Google memperbaharui algoritma mesin pencarinya di bulan November lalu, beda tiga bulan setelah update besar-besaran pada mesin pencari induknya.


Google Index Coverage Report
Google Index Coverage Report (source)




Gambar diatas menjelaskan dua perubahan di bulan yang berbeda, yaitu Agustus dan November. Saya ringkas inti pembaruan ini ke bahasa Indonesia yang mudah dipahami ya, simak dibawah ini.

November : Google menganjurkan seluruh blog dan website di internet fokus ke tampilan ponsel (mobile-first). Jika blog kamu sudah memiliki tampilan yang responsive, kamu tidak perlu melakukan apa-apa, namun juka belum, kamu harus segera membuat tampilan ponselnya sebab Google akan lebih fokus ke pengindeksan ponsel. Tetapi, jika kamu tetap bertahan dan tidak mau merubah ke tampilan ponsel, itu tidak mempengaruhi jumlah halaman yang terindeks, hanya saja blog atau website akan tergeser dari posisinya jika ditelusuri dari browser ponsel.

Agustus : Lihat penggalan kalimat ini "This does not reflect any changes in your site, but a more accurate accounting system." yang dalam arti, Ini tidak mencerminkan perubahan apa pun di situs Anda, tetapi sistem akuntansi yang lebih akurat. Membuktikan bahwa Google akan menyorti lebih ketat pada blog dan situs web yang menggunakan iklan AdSense miliknya. Selain itu, di pembaharuan ini juga disebutkan bahwa Google kini lebih akurat dalam menampilkan hasil pencarian pengunjung. Dalam kata lain, blog dan website yang memiliki nilai informasi minim siap-siap tergeser.



Setelah sekian tahun lamanya, Agustus 2018 adalah pembaharuan terbesar yang dilakukan Google. Bahkan sampai mematikan mesin induknya sejak 14 Juli 2018 sampai 1 Agustus 2018 demi melakukan pembaharuan ini.

Nah sekarang kamu sudah tahu dong kenapa pengunjung blog bisa saja merosot tiba-tiba bahkan saat kamu tidak melakukan apapun pada blog.

Ya, di zaman dimana kemajuan teknologi yang begitu cepat berkembang ini kita memang harus selalu mengetahui perkembangan terbaru jika tidak ingin tertinggal.

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 komentar:

Posting Komentar