Apa itu VMware Dan Bagaimana Cara Menggunakannya

VMware Workstation

VMware adalah salah satu software yang dapat membuat virtualisasi pada harddisk komputer berbasis Windows. Dengan menggunakan VMware, pengguna dapat dengan mudah membuat partisi virtual dan setelan otomatis untuk menjalankan sistem operasi (OS) lain diatas Windows.

Maksudnya gimana ya?

Jadi intinya kamu yang saat ini menggunakan Windows dan ingin coba menggunakan Linux misalnya, tapi tidak mau repot-repot melakukan dual boot, bootbale flashdisk, atau install ulang, itu bisa dilakukan dengan VMware Workstation.



Kamu hanya perlu membuat ruang harddisk virtual yang bisa mengoperasikan seluruh fungsi dari sebuah sistem operasi yang dijalankan pada VMware dengan mesin virtualnya. Hal ini sangat membantu bagi siapa saja yang sekedar ingin coba-coba OS lain tanpa harus menginstallnya secara permanen di harddisk atau bootable di flashdisk.

Sebelum menggunakan VMware Workstation, sebaiknya kamu pastikan dahulu speaifikasi komputer yang kamu gunakan mampu menjalankan OS diatas OS (Windows dan Linux bersamaan dalam satu harddisk), sebab VMware akan meminta jatah RAM, Harddisk, dan Grafis untuk bisa memulainya. Persyaratan sistem minimal yang dibutuhkan VMware Workstation bisa kamu baca pada situs resmi mereka disini.

Atau bisa disimpulkan komputer yang memiliki RAM 2GB sudah bisa menjalankan VMware, namun akan lebih baik jika menggunakan komputer dengan prosesor yang di produksi diatas tahun 2011, RAM 4GB atau lebih. Sedangkan saran pribadi saya agar dapat lancar menjalankan VMware Workstation adalah prosesor diatas tahun 2015, RAM 8GB dan VGA 2GB (recommended).

Jika komputer kamu sudah memebuhi kriteria, berarti mampu dan siap untuk menjalankan VMware Workstation.

PENTING : Apabila kamu menggunakan komputer atau laptop dengan RAM 4GB, jangan menjalankan software lain saat menggunakan VMware. Hal ini dapat menyebabkan VMware LAG / berat karena OS Windows yang digunakan komputer kamu membutuhkan 2GB RAM dan minimal pemberian RAM untuk VMware sebesar 512 MB (direkomendasikan 2GB) agar bisa smooth saat digunakan.




Setelah persyaratan sudah terpenuhi, sekarang kamu bisa download dan install VMware Workstation pada komputer. Selanjutnya, cari dan download file ISO sebuah OS yang kamu ingin jalankan. ISO Linux, bisa download di situs resmi masing-masing distro Linux yang kamu inginkan, atau bisa juga dengan mencarinya di DistroWatch.

Setelah file ISO dari OS yang kamu mau coba sudah ada, bukalah VMware dan buat virtualisasi baru.


Create Virtual Machine on VMware Workstation


Pilih Custom dan klik Next lalu ikuti intruksi setiap langkah pembuatan mesin virtual, pilih semua yang mereka rekomendasikan apabila kamu tidak memahaminya.

Saat pemilihan file sistem operasi, pilihlah file ISO dari OS yang suah kamu miliki.


Select OS on VMware Workstation


Klik Next lagi dan ikuti semua hingga finish dan mesin virtual siap dijalanakan.


Run Kali Linux on VMware Workstation


Run Kali Linux On VMware


Dengan VMweare hampir semua sistem operasi bisa kamu jalankan dan gunakan sepenuhnya tanpa harus membuatnya menjadi bootable di flashdisk atau menginstallnya permanent di harddisk.



Itulah arti dan kegunaan VMware sebenarnya. Software ini memang sangat dibutuhkan oleh programmer sebab dapat menjalankan Linux dan Windows secara bersamaan di waktu dan juga layar komputer yang sama.

Dimana saya bisa download software VMware?

Kamu dapat mendownloadnya langsung dari situs resmi mereka di alamat vmware.com dengan masa percobaan gratis (Trial).

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar