Cara Membuat Bonsai Sharimiki / Deadwood

Cara Membuat Bonsai Sharimiki

Bonsai bergaya Sharimiki adalah bintangnya bonsai, bisa dikatakan ini adalah model yang paling unik dan diminati semua orang (termasuk yang bukan pecinta bonsai). Style ini biasa dibuat oleh seniman bonsai berpengalaman dengan teknik yang disebut Deadwood.

INFO : Saya pribadi belum pernah membuat bonsai seperti ini, meski dalam hati ingin sekali, tapi ilmu saya mungkin belum sampai sini. Jadi, saya menulis artikel ini untuk meringkas bermacam-macam panduan di Google yang saya susun ulang dengan bahasa Indonesia agar mudah dipahami.



Jika kamu ingin membuat bonsai Sharimiki, menurut bayangan saya itu gampang-gampang susah. Ada beberapa aturan dan waktu yang cukup lama yang harus dipersiapkan untuk coba melakukannya.

Berikut ini cara membuat bonsai Sharimiki dengan teknik Deadwood.


1. Mempersiapkan Pohon Yang Sesuai


Untuk membuat bonsai bergaya Sharimiki kamu harus menyiapkan pohon yang bisa dibuat terlebih dulu. Tidak semua pohon mampu dipaksa untuk mengikuti gaya Sharimiki. Pohon buah dan bunga adalah pohon yang tidak di anjurkan untuk dipilih jika kamu ingin membuat bonsai bergaya Sharimiki.

Mengapa?

Menurut seniman bonsai profesional, pohon buah dan bunga akan menyempurnakan batang mereka kembali saat terluka ataupun dilukai (kecuali Zaitun / Olea). Jadi tidak ada kemungkinan sedikitpun pohon buah dan bunga untuk dibuat gaya Sharimiki.




Pohon yang dianjurkan seniman bonsai untuk pemula yang ingin membuat gaya Sharimiki adalah pohon berbatang keras seperti Juniper (Juniperus), Spruce (Picea), Olive (Olea), Pinus Putih Jepang (Pinus Parviflora), Ponderosa Pine (Pinus Ponderosa), Black Pine (Pinus Thunbergii), dan tumbuhan jenis runjung lainnya.


Sharimiki  Bonsai Style


Selain itu, masih ada lagi ciri khusus dari pohon yang bisa dibuat bonsai Sharimiki ialah daun dari pohon tidak berbentuk besar / lebar dan tidak lebat.


2. Menggunakan Teknik Deadwood


Teknik Deadwood dalam dunia bonsai sering disebut sebagai teknik kayu mati, yaitu sebuah cara untuk mengupas batang pohon dengan pisau yang sangat tajam. Tak hanya pisau, terkadang seniman bonsai memerlukan gerinda khusus kayu yang mana fungsinya untuk membuat corak atau ukiran tertentu pada batang pohon agar terlihat seperti alami.


Deadwood Bonsai Technique


CATAT : Seniman bonsai profesional menganjurkan pemula untuk menggunakan pohon yang umum (seperti Cemara dan sejenisnya) sebelum mencobanya ke pohon langka atau pohon kesayangan. Karena jika gagal dalam mencoba, pohon biasa masih bisa dicari lagi dengan mudah.

Ketika kulit di batang pohon berhasil terkupas seperti keinginan, maka langsung diolesi dengan kalsium sulfat (Calcium Sulfate) agar batang cepat memutih dan tidak kembali ke warna asalnya.




3. Menunggu Kayu Mati Secara Alami


Sudah saya bilang sebelumnya ya, untuk membuat bonsai Sharimiki memerlukan waktu yang lama dan inilah yang dilakukan para seniman bonsai. Mereka menunggu bertahun-tahun hingga kayu mati itu muncul dibatang pohon bonsai yang mereka pelihara secara alami.


Deadwood Naturally


Kayu mati memang selalu akan muncul pada setiap pohon tertentu (seperti jenis-jenis pohon yang dianjurkan untuk bonsai bergaya Sharimiki). Hal itu bisa terjadi karena kerasnya iklim alam, dan jika dirasa batang mati sudah muncul, barulah mereka melanjutkannya dengan teknik Deadwood untuk mempercepat pembentukan kayu mati seperti yang mereka rencanakan.

Dengan mengupas kayu mati yang sudah mati secara alami akan memperbesar keberhasilan membuat gaya Sharimiki pada pohon bonsai. Menurut seniman bonsai profesional, kesabaran diperlukan pada pembuatan gaya Sharimiki ini.


Oh ia, sekedar informasi saja. Jika kamu berhasil membuat bonsai dengan style Sharimiki mungkin hasilnya akan jauh berbeda dengan foto-foto yang ada di internet. Why? Itu karena seniman bonsai profesional membuat ruang foto khusus yang hanya dipakai untuk memotret bonsai hasil karyanya. Ruangan dengan warna background / cat tembok, warna cahaya lampu, warna cat dan bentuk pot, telah disesuaikan agar dapat mempengaruhi keindahan dari hasil foto bonsai itu sendiri.



Oleh karena itu, foto-foto bonsai Sharimiki di internet memiliki keindahan yang tiada tara, sebab ruangan pengambilan gambarnya pun disesuaikan dengan bonsai yang akan menjadi objek fotonya.


Itulah cara membuat bonsai Sharimiki dengan teknik Deadwood yang saya rangkum dari berbagai sumber di internet.

Apabila kamu tertarik untuk membuat bonsai bergaya Sharimiki ini?

Belum ada Komentar untuk "Cara Membuat Bonsai Sharimiki / Deadwood"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel