Cara Stek Batang Pohon Asem Jawa

Daun Asem Jawa

Awalnya saya juga tidak yakin untuk men-stek batang pohon asem jawa karena kebanyakan orang akan mengalami kegagalan. Di forum diskusi bonsai pun demikian, banyak yang mengatakan bahwa pohon asem jawa tidak bisa di stek.

Karena penasaran akhirnya saya luangkan waktu untuk mencoba sendiri (belum puas kalau hanya dari kata orang hehe). Setelah saya cari pohon asem jawa yang berumur tua, saya langsung potong bagian batang yang sudah cukup besar, kira-kira berdiameter 3 cm. Berharap kalau batang yang semakin besar pasti semakin kuat daya hidupnya dan mungkin di stek.



Tak berlama-lama setelah batang asem jawa saya potong dari pohon induknya, langsung saya buat media tanam berupa adonan tanah merah agak encer (kira-kira seperti bubur ayam) dan saya lumuri bagian bawah batang dengan beberapa gumpal tanah merah tersebut sekitar 3-4 cm, lalu saya ikat dengan plastik kresek tanpa lubang pembuangan air dan meletakkannya di tempat lembab (tepatnya di pinggiran tempat cuci piring hehe).

Dua hari berlalu, daun yang menyisa dibatang stekan tersebut masih berwarna hijau dan tidak ada tanda-tanda menguning / berguguran.

INFO : Biasanya daun yang ada di batang stekan asem jawa akan menguning dalam dua hari dan berguguran dalam 3 hari, itu menandakan batang stekan tersebut mati atau tidak bisa di stek.

Di hari kelima daun di batang stekan asem jawa saya masih berwarna hijau seperti saat saya ambil dari indukannya.

Tanpa terasa, seminggu berlalu, saat saya perhatikan sudah muncul tunas-tunas baru yang masih berukuran sangat kecil (sekitar 1-2 mili meter) dibagian batang dan di tangkai-tangkai daun.


Tunas Umur 7 Hari Di Stekan Batang Pohon Asem Jawa


Rasa penasaran bercampur senang muncul, dalam hati berkata "Apakah ini berarti cara stek batang pohon asem jawa yang benar? atau memang setelah ini akan mati. Hmm...."




Hari demi hari berlalu hingga artikel ini saya tulis, tepatnya hari kesepuluh dimana tunas-tunas semakin tumbuh dan daun-daun di batang stekan juga semakin terlihat hijau sehat. Tanah merah didalam plastik pun juga sudah mulai mengeras dan menempel dengan batang stekan.


Tunas Umur 10 Hari Di Stekan Batang Pohon Asem Jawa


Daun Di Stekan Batang Pohon Asem Jawa 10 Hari Tetap Sehat


Esok hari, saya berniat untuk memotongnya menjadi dua bagian dan memindahkannya ke pot agar dapat saya kontrol perkembangannya lebih mudah, karena ini baru sekedar coba-coba.



Jadi, saat ini bisa simpulkan bahwa cara stek batang pohon asem jawa bisa langsung di hari yang sama saat memotongnya dari pohon induk tanpa harus mengeringkan getahnya atau mendiamkannya di tempat sejuk berhari-hari seperti kebanyakan pohon berbatang keras lainnya.

Cukup dengan memberinya media tanah merah encer (tanpa campuran apapun), batang stekan pohon asem jawa bisa tumbuh.

Beberapa waktu mendatang saya akan update artikel ini mengenai pertumbuhan stekan batang pohon asem jawa saya. Berhasil atau tidak, tunggu updatenya ya.

Belum ada Komentar untuk "Cara Stek Batang Pohon Asem Jawa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel