Ciri Ciri Pohon Asem Jawa Di Alam Liar

Pohon Asem Jawa

Pohon Asem Jawa atau Tamarindus Indica adalah salah satu pohon peneduh yang sengaja ditanam oleh Pemerintah Kota (PemKot) ditepian jalan-jalan besar, khususnya di Kota Depok, Jawa Barat. Selain di Kota Depok, dibeberapa kota lain juga menggunakan pohon asem sebagai peneduh jalan besar.

Karena sudah ditanam belasan hingga puluhan tahun silam, saat ini pohon asem dipinggir-pinggir jalan sudah berusia tua dan memiliki ketinggian sekitar 15 hingga 20 meter dengan diameter batang bisa mencapat 1 sampai 1,5 meter.

Konon dulunya pohon asem jawa dipilih sebagai peneduh karena pohon ini susah mati jika sudah tumbuh, dan tak hanya itu, umur dari pohon asem jawa juga bisa mencapai puluhan tahun.



Apabila kamu sedang mencari pohon asem jawa di alam liar, silahkan cek lokasi jalan raya atau jalan besar disekitar rumahmu, siapa tahu ada pohon asem jawanya. Jika menemukannya, silahkan di foto-foto batang, daun dan seluruh bagian pohon untuk diperhatikan dikemudian hari jika kamu ingin ngebolan mencari pohon asem jawa di alam liar.

Memang bagi sebagian besar pencinta bonsai di Indonesia masih mengagumi pohon asem jawa sebagai pohon yang indah jika sudah berbentuk bonsai. Daunnya yang kecil dan batangnya yang berwarna gelap bak pohon purbakala lah yang membuatnya menakjubkan.


Bonsai Asem Jawa


Akan tetapi, pohon asem jawa ini tidak dapat di stek, ia hanya dapat dikembangbiakkan melalui dua cara, yaitu semai dan cangkok. Jika kamu tidak percaya, silahkan lakukan stek pada batang pohon asem jawa untuk memastikannya sendiri hehe.

Untuk dapat memiliki pohon asam jawa dirumah, caranya adalah dengan mendongkel bibit pohon asem jawa dari alam liar atau menyemainya dari biji.

INFO : Pohon asem jawa adalah pohon yang dapat tumbuh besar dengan ketinggian 10 - 15 meter, juga mampu hidup hingga puluhan tahun. Maka dari itu, pohon ini agak lama membesarnya saat dipelihara. Kamu perlu memberinya pupuk yang sesuai agar bisa tumbuh lebih cepat dari biasanya.



Oke tidak usah basa basi lagi, buat kamu yang ingin bertualang mencari bibit atau mencangkok pohon asem jawa di alam liar, berikut ini ciri cirinya.



Ciri Ciri Pohon Asem Jawa Di Alam Liar



1. Daun pohon asem jawa berbentuk kecil menyerupai daun pete, namun memiliki warna hijau tua (lebih gelap dari warna hijau daun pete).


Daun Asem Jawa


2. Batang pohon asem jawa memiliki warna abu-abu kehitaman dan keras, sedangkan pohon pete memiliki batang yang berwarna cerah dan lebih lunak / mudah ditebang.





3. Pohon asem jawa memiliki banyak rongga atau celah pada batangnya (biasanya rongga tersebut disarangi semut pohon atau serangga lain), sedangkan pohon lain yang memiliki daun mirip asem jawa tidak ada yang sama seperti batang pohon asem jawa.


Batang dan Bunga Asem Jawa


4. Bunga asem jawa berwarna merah dan menggerombol / serenceng dengan warna orange pada bunga yang baru tumbuh dan merah pada bunga yang sudah tua.


Bunga Asem Jawa


5. Selain keempat hal diatas untuk membedakan pohon asem jawa dan pohon lainnya yang serupa, kamu bisa melihat langsung buahnya. Tentu saja pohon asem akan berbuah asem, dan buah tersebut sama seperti kita liat di sayur asem.


Buah Asem Jawa


Itulah ciri ciri pohon asem jawa di alam liar. Jika kamu menemukan pohon sepintas seperti pohon asem jawa, jangan terburu-buru untuk dicangkok atau dongkel. Pastikan dahulu sejelas-jelasnya agar kamu tidak salah.

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar