Ciri Ciri Pohon Cantigi Gunung / Manis Rejo Di Alam Liar

Cantigi Gunung

Masih membahas soal ciri ciri pohon di alam liar dan kali ini carauntukmembuat.com akan berbagi informasi mengenai pohon cantigi gunung atau sering disebut Manis Rejo oleh sebagian besar masyarakat jawa.

Cantigi gunung atau pohon yang memiliki nama ilmiah Vaccinium Varingifolium ini adalah salah satu jenis pohon yang paling sering digunakan sebagai pohon hias, tepatnya bonsai. Sebagian besar penghobi bonsai memburu pohon ini karena keunikan batang dan daunnya. Dari sisi batang, pohon cantigi gunung memang memiliki eksotis yang luar biasa. Pohon cantigi gunung yang baru berusia beberapa tahun bisa memiliki batang bercorak pohon puluhan tahun. Sedangkan daunnya yang hijau kemerahan membuat pohon cantigi gunung ini terlihat mewah dan langka.



Banyak orang awam mengira pohon ini adalah pucuk merah, namun nyaranya sangat jauh berbeda apabila keduanya disandingkan.


Perbedaan Cantigi Gunung dan Pucuk Merah


Apabila kamu adalah penghobi bonsai dan rela menggelontorkan uang untuk menelusuri gunung mencari pohon cantigi gunung di alam liar, ada baiknya memperhatikan dan menyimpan gambar ciri ciri pohon cantigi di alam liar yang akan saya bagikan dibawah ini. Sebab, jika kamu masuk kedalam hutan dipegunungan, kemungkinan besar banyak pohon yang mirip dengan cantigi gunung, namun dengan ciri yang berbeda.

Agar tidak keluru saat mendongkel atau men-stenya berikut ini ciri ciri pohon cantigi gunung / manis rejo di alam liar.




1. Batang pohon cantigi gunung memiliki corak putih dan coklat kehitaman seperti halnya pohon berbatang keras yang sudah berusia puluhan tahun. Batang pohon dan rantingnya pun tumbuh secara alami tak beraturan / semrawut.


Batang Cantigi Gunung


INFO : Pohon cantigi gunung mudah ditemukan di dekat kawah pegunungan di pulau jawa. Menurut halaman di situs Wikipedia, pohon cantigi gunung sudah mulai bisa ditemukan di ketinggian 1300 sampai 3000 mdpl.

Sungguh membutuhkan perjuangan yang keras untuk dapat membawa pulang sebuah pohon cantigi gunung. Bisa kamu bayangkan untuk membawanya turun dari gunung kan? Karena hal itulah yang membuat pencinta bonsai di Indonesia menyukai pohon ini dan jika dijual pun harganya cukup mahal.




2. Daun cantigi gunung sangat berciri khas, perhatikan gambar dibawah ini.


Daun Cantigi Gunung


Warna hijau bercampur merah membuatnya terlihat mewah. Warna tersebut juga berbeda dengan warna dari pohon pucuk merah loh.

3. Tak banyak yang tahu bahwa pohon cantigi gunung itu berbuah dan bisa dimakan. Buah dari pohon cantigi berwarna kehitaman dan berbentuk bulat kecil.


Buah Cantigi Gunung


Jika kamu beruntung, kamu bisa menemukannya di jalur pendakian gunung. Tapi, jangan sesekali mendongkel pohon yang berada di jalur pendakian / track karena pohon itulah yang menjadi tambatan para pendaki gunung atau warga sekitar gunung untuk mendaki. Jadi, baiknya kamu dongkel yang sedikit lebih masuk ke dalam hutan atau semak yang tak sering dilalui pendaki juga masyarakat setempat.



Keindahan pohon cantigi gunung tidak kalah dengan santigi pesisir pantai. Meski keduanya bernama sama, tapi habitat keduanya berbeda dan memiliki perbedaan fisik yang nyata. Santigi pesisir pantai memiliki daun yang seluruhnya berwarna hijau, sedangkan cantigi gunung memiliki daun hijau bercampur merah yang indah.

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar