Mengenal Jenis Jenis Pohon Bonsai Cemara / Juniper

Rare Juniper Tree

Mendengar nama pohon Juniper, kita pasti langsung berfikir ke sebuah pohon yang langka dan mahal. Hal itu memang benar, namun tidak semua pohon Juniper memiliki harga yang fantastis, tergantung dari jenis dan bentuknya.

Pohon Juniper atau sering kita dengar dengan nama Cemara adalah jenis tanaman dari keluarga Cupressaceae, yaitu pohon runjung yang tersebar di seluruh dunia. Jenisnya meliputi 27 sampai 30 genera (17 monotipik), termasuk Juniper dan Kayu Merah, dengan sekitar 130 - 140 spesies.

Penghobi bonsai dibanyak negara sering menggunakan pohon Juniper sebagai tanaman kerdilnya. Tak bisa dipungkiri lagi, keindahan dari pohon Juniper memang sangat mempesona dan bisa dikatakan memiliki nilai yang tinggi.



Sebagian besar pohon Juniper yang ada di bumi tersebar di Hemisfer Utara, dari Arktik sampai wilayah tropis Afrika, dan pegunungan Amerika Tengah, Pakistan, serta Ziarat. Hutan Juniper tertinggi yang diketahui terdapat di ketinggian 4.900 mdpl, tepatnya di tenggara Tibet dan utara Himalaya, hingga menjadikannya salah satu pohon tertinggi di dunia.

Tapi, tidak semua jenis pohon Juniper / Cemara memiliki harga yang mahal lho. Hanya jenis tertentu yang menjadi buruan kolektor bonsai seperti yang akan saya informasikan di postingan ini.

Apa saja jenis jenis pohon Juniper Bonsai itu? Simak dibawah ini.


1. Juniperus Chinensis (Shimpaku)



Juniperus Chinensis

Juniperus Chinensis adalah pohon cemara dengan dedaunan lembut yang tergantung, berwarna hijau muda hingga hijau tua atau hijau kebiruan dan bisa lebih halus atau kasar. Batang pohon yang akrab disebut 'Shimpaku' ini memiliki bentuk bengkok-bengkok dan kebanyakan spesies yang lebih tua memiliki batang kayu yang sudah mati, namnun tidak tumbang, melainkan menetap pada pohon hidupnya.

Pohon ini adalah spesies yang sangat populer di kalangan pencinta Bonsai kelas Internasional, itu dikarenakan langkaannya pohon ini di alam liar. Juniperus Chinensis mudah dirawat, dan tidak memerlukan air terlalu banyak. Jika pohon ini dipangkas, ia dapat menghasilkan dedaunan muda seperti jarum yang eksotis.


2. Juniperus Rigida



Juniperus Rigida

Juniperus Rigida ialah spesies Cemara Jepang dengan daun tajam yang hanya tumbuh alami di Asia. Kesesuaian untuk Bonsai dan perawatannya mirip dengan Juniperus Chinensis.


3. Juniperus Communis



Juniperus Communis

Juniperus Communis adalah spesies Cemara yang berasal dari Eropa, dengan daun tajam yang lebih kecil dan lebih lembut daripada jarum Juniperus Rigida. Spesies ini dilindungi dan tidak boleh diambil dari alam liar, tetapi ada kultivar pembibitan yang cocok untuk Bonsai dan itu diperjual belikan bebas.




4. Juniperus Squamata (Himalayan Juniper)



Juniperus Squamata

Juniperus Squamata adalah salah satu spesies juniper yang berasal dari Himalaya dan Cina, dari Afghanistan timur laut ke barat Yunnan yang terletak di barat daya Cina, dan dengan populasi terpisah di utara sampai barat Gansu dan timur ke Fujian. Juniperus Squamata dapat tumbuh di ketinggian 1.500 - 4.500 mdpl. Juniperus Squamata banyak ditanam sebagai tanaman hias di Eropa dan Amerika Utara, sering dihargai dengan harga tinggi karena dedaunannya yang berwarna kebiruan yang terlihat langka dan mewah.


5. Juniperus Procumbens (Dwarf Japanese Garden Juniper)



Juniperus Procumbens

Juniperus procumbens Ialah tanaman asli yang tumbuh di Jepang bagian selatan. Statusnya sebagai tanaman liar masih diperdebatkan, beberapa pihak berwenang memperlakukannya sebagai endemik di gunung-gunung tinggi di Kyushu dan beberapa pulau lain di selatan Jepang.


6. Juniperus Virginiana (Eastern Juniper / Cemara Aromatik)



Juniperus Virginiana

Juniperus Virginiana adalah spesies juniper yang berasal dari Amerika Utara bagian timur, dari Kanada bagian tenggara hingga Teluk Meksiko serta timur Great Plains.




Pohon Juniperus Virginiana tertua yang dilaporkan dari Virginia Barat, berusia 940 tahun. Kulit batangnya berwarna coklat kemerahan dan berserat.


7. Chamaecyparis Lawsoniana 'Golden Wonder' (Cemara Inoki / Cemara Kuning)



Chamaecyparis Lawsoniana

Chamaecyparis Lawsoniana disebut sebagai Port Orford Cedar atau Lawson Cypress dibanyak negara seperti Amerika dan Eropa. Tanaman ini termasuk pohon berbatang keras dan bisa tumbuh hingga ketinggian 60 meter bahkan lebih. Habitat asli Chamaecyparis Lawsoniana ialah Oregon dan barat laut California, yang tumbuh dari pesisir pantai hingga daratan tinggi di lembah-lembah pegunungan Klamath, kadang di tepi-tepian sungai.


8. Casuarina Equisetifolia (Cemara Udang / Cemara Laut)



Casuarina Equisetifolia

Casuarina Equisetifolia atau sering disebut Cemara Udang adalah tumbuhan yang memiliki daun dengan ujung lancip seperti jarum dan memiliki batang yang besar dan keras.

Penduduk Legung, yang ada di sekitar Pantai Lombang, Sumenep, Madura yakin kalau tanaman ini berasal dari China. Kenyataannya, pohon cemara udang memang banyak terdapat di China.


9. Juniperus Horizontalis (Creeping Cedar / Cemara Buaya)



Juniperus Horizontalis

Juniperus Horizontalis adalah pohon asli yang tumbuh di Amerika Utara, di sebagian besar Kanada dari Yukon timur ke Newfoundland, dan di Alaska. Pohon ini hanya tumbuh dengan ketinggian maksimal 30 cm dari tanah, namun melebar ke setiap sisi kanan dan kiri.




Di Indonesia banyak diedarkan kultivar Juniperus Horizontalis yang bisa kita beli di toko-toko penjual tanaman hias atau toko online.


10. Cupressus Papuanus (Cemara Pua)



Cupressus Papuanus

Cemara Pua adalah pohon yang daunnya berbentuk seperti tanduk rusa serta memiliki warna hijau tua. Cemara pua sering dimanfaatkan untuk hiasan taman dan halaman rumah, karena mudah dalam perawatannya.


11. Araucaria Heterophylla (Cemara Norfolk)



Araucaria Heterophylla

Araucaria Heterophylla adalah pohon yang tumbuh secara lambat, pohon ini dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 50 - 65 meter, dengan batang vertikal lurus dan cabang simetris. Dari batang lurusnya, Araucaria Heterophylla mengeluarkan cabang-cabangnya hampir horizontal atau sedikit miring.


12. Casuarina Junghuhniana (Cemara Angin)



Casuarina Junghuhniana

Casuarina Junghuhniana atau Cemara Angin ditanam secara luas, terutama di Indonesia, untuk meningkatkan kesuburan tanah dan merehabilitasi tanah yang rusak dan sebagai penahan angin. Kayu Casuarina Junghuhniana ini sangat cocok untuk produksi kayu bakar dan arang. Sedangkan di Thailand, batang pohon ini merupakan kayu yang populer untuk membuat perangkap ikan.


13. Cupressus Sempervirens (Senobar / Cemara Lilin)



Cupressus Sempervirens

Cupressus Sempervirens merupakan pohon konifer dari ordo Pinales berukuran sedang dan selalu hijau. Tingginya mencapai 35 meter, dengan pucuk yang mengerucut, dahan-dahannya merata dan cabang-cabangnya kecil menggantung. Usia pohon Cupressus Sempervirens sangat panjang, dikabarkan ada yang berusia lebih dari 1000 tahun.



Untuk urusan seni seperti halnya bonsai, dinilai dari dalam diri masing-masing. Apakah kamu suka atau tidak dengan jenis pohon tertentu atau bentuk dari bonsai itu sendiri. Harga juga tidak selalu mematok pada jenis pohon dan gaya bonsai, karena seni itu tak ternilai harganya.

Namun saya rasa semua penggemar bonsai pasti sangat menyukai pohon runjung seperti halnya pohon Juniper ini. Selain umurnya yang bisa mencapai ratusan tahun (bisa untuk warisan ke anak cucu), bentuknya juga bikin mata tidak bosan memandanginya.

Belum ada Komentar untuk "Mengenal Jenis Jenis Pohon Bonsai Cemara / Juniper"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel