10 Pohon Tertua Yang Masih Hidup Di Bumi Sampai Sekarang

Pohon Tertua Di Bumi

Penebangan liar dan perusakan hutan masih terus berlanjut sampai detik ini diberbagai belahan dunia. Tak belas kasihan, para tangan manusia dengan keras memotong, menebang, membakar, dan menghancurkan berbagai pohon yang ada di muka bumi.

Dilain sisi, beberapa pohon purba yang berusia ribuan tahun masih terus diupayakan untuk diselamatkan dari tangan manusia lain. Sampai pada akhirnya, komunitas dan organisasi mengidentifikasi dan memasukkan nama pohon-pohon ini ke warisan hidup dunia.

Meski sudah dilindungi hukum dan upaya dari berbagai komunitas pelindung fauna, tak membuat tangan jahil manusia yang merusak bahkan membuatnya mati. Berikut adalah beberapa pohon tertua di dunia yang telah mati akibat tangan manusia dan alasan lainnya.



  • Prometheus / Pinus Longaeva (usia 4.900) - mati.
  • The Senator / Taxodium Ascendens (usia 3.500) - mati pada 2014.
  • Scofield Juniper / Juniperus Occidentalis (usia 2.675) - mati.
  • Mother of the Forest / Sequoiadendron Giganteum (usia 2.520) - mati.
  • Panke Baobab / Adansonia Digitata (usia 2.419 tahun) - mati pada 2011.
  • dan beberapa lainnya dari spesies Giant Sequoia (Sequoiadendron Giganteum) dengan rentang usia 2.000 - 3.000 tahun.


Karena masih banyak ketulusan tangan manusia yang berniat menyelamatkan, inilah sisa dari 10 pohon tertua di bumi yang masih hidup sampai detik ini. Beberapa diantaranya memiliki lokasi yang dirahasiakan dan dijaga untuk keselamatan pohon itu sendiri.



10 Pohon Tertua Yang Masih Hidup Di Bumi Sampai Sekarang



The President (Sequoiadendron Giganteum)

The President Tree

The President adalah nama pohon raksasa yang terletak di Giant Forest of Sequoia National Park di Amerika Serikat, tepatnya di sebelah timur Visalia, California.

Pohon sequoia raksasa ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter, diameter batang bawah sekitar 8,2 meter. Tetapi ini masih pohon terbesar kedua di dunia. Pohon sequoia yang masih hidup, tertua, dan terbesar diketahui pada 2012, berusia sekitar 3.200 tahun.


Oliveira do Mouchão (Olea Europaea / Zaitun)

Oliveira do Mouchão

Tahukah kamu bahwa pohon zaitun dapat hidup selama 3.350 tahun? Spesies zaitun kuno yang ditemukan di Portugal ini adalah bukti bahwa mereka bisa hidup hingga ribuan tahun lamanya.

Peneliti José Luís Lousada, dan asisten peneliti Departemen Kehutanan UTAD, melaporkan bahwa pada bulan April 2016, pohon ini memiliki lingkar batang 11,2 meter, diameter 6,5 meter, dan diperkirakan usianya lebih dari 3.350 tahun.




Oliveira do Mouchão adalah satu-satunya pohon zaitun tertua yang masih hidup di bumi sampai sekarang.


Gran Abuelo (Fitzroya Cupressoides)

Gran Abuelo

Gran Abuelo (dalam bahasa Spanyol berarti "Kakek buyut"). Pohon tua ini terletak di Taman Nasional Alerce Costero di Chili, dan sebagai salah satu pohon tertua yang masih hidup di Amerika Selatan.

Tinggi pohon Gran Abuelo lebih dari 60 meter dengan diameter 4 meter dan garis keliling 11 meter. Usianya ditentukan pertama kali pada tahun 1993 setelah para peneliti menggunakan cincin pertumbuhan untuk memverifikasi usianya. Mereka memperkirakan bahwa pohon tua itu berusia sekitar 3.622 tahun pada saat itu.


Sarv-e Abarkuh (Cupressus Sempervirens)

Sarv-e Abarkuh

Sarv-e Abarkuh ini adalah salah satu pohon tertua di dunia yang masih hidup di bumi. Usianya diperkirakan antara 4.000 - 5.000 tahun. Peneliti kesulitan untuk memastikan usia yang tepat untuk pohon itu.

Legenda lokal mengatakan bahwa pohon Sarv-e Abarkuh ditanam oleh Zoroaster, seorang nabi Iran, atau Yafet, putra ketiga dari tokoh Alkitab, Nuh.

Pohon Sarv-e Abarkuh adalah monumen alam nasional dan telah dilindungi oleh Cultural Heritage Organization of Iran. Ukuran pohon yang besar serta sejarah dan usia legendaris menjadikannya salah satu objek wisata paling populer di kota Abarkuh.


Llangernyw Yew (Taxus Baccata)

Llangernyw Yew

Usia pohon Llangernyw Yew ini diperkirakan antara 4.000 - 5.000 tahun. Belum dipastikan usia tepatnya karena inti pohon untuk menghitung usianya telah hilang. Ia masih tetap tumbuh dengan beberapa cabang besar dari tengah pohon.

Llangernyw Yew terletak di halaman gereja di desa Llangernyw. Gereja memiliki sertifikat yang ditandatangani oleh David Bellamy, seorang ahli botani asal Inggris, Bellamy juga mengatakan pohon itu berusia 4.000 - 5.000 tahun berdasarkan catatan tertulis ribuan tahun lalu.


Methuselah (Pinus Longaeva)

Methuselah

Pada 2012, Metuselah dinobatkan sebagai pohon tertua di bumi yang masih hidup. Diketahui di usianya 4.789 tahun. Pohon ini ditemukan pertama kali pada tahun 1957 oleh Tom Harlan dan Edmund Schulman. Pohon ini dinamai untuk tokoh Alkitab tertua, Methuselah.

Pohon kuno ini tumbuh di Methuselah Grove di White Mountains of Inyo County, California, di mana ia dikelilingi oleh pohon-pohon purba lainnya.




INFO : Lokasi tepatnya tidak diungkapkan ke publik untuk menjaga agar pohon ini tetap aman. Berdasarkan usia pohon, diperkirakan bahwa Methuselah berkecambah sekitar 2.832 SM. Itu artinya pohon Methuselah ini lebih tua dari Piramida Mesir.


Great Basin Bristlecone Pine (Pinus Longaeva)

Great Basin Bristlecone Pine

Great Basin Bristlecone Pine adalah pohon tertua di jagat raya yang belum memiliki nama, dan ia masih terus tumbuh sampai detik ini.

Dinobatkan sebagai pohon tertua di dunia pada tahun 2012, mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, Great Basin Bristlecone Pine lebih tua 200 tahun.

Pohon Great Basin Bristlecone Pine diteliti oleh Edmund Schulman pada akhir 1950-an, tetapi ia belum bisa memperkirakan usianya, sampai pada akhirnya Schulman lebih dulu meninggal pada tahun 1958.

Penelitian kemudian dilanjutkan oleh Tom Harlan pada 2010, yang melanjutkan penelitian Edmund Schulman sebelumnya. Harlan akhirnya berhasil menelitinya dan diyakininya bahwa pohon itu telah berumur 5.062 tahun.


Old Tjikko (Picea Abies)

Old Tjikko

Old Tjikko pertama kali ditemukan di Swedia pada 2008, pohon tersebut dinyatakan sebagai pohon tertua di dunia dan diperkirakan berumur sekitar 10.000 tahun.

Meskipun pohon Old Tjikko dikenal sebagai "Pohon Tertua Di Dunia", namun pohon itu belum setua Oak Jurupa yang memiliki usia lebih dari 13.000 tahun, yang ditemukan setahun kemudian.

Batang pohon ini hanya mampu bertahan hingga 600 tahun, lalu pohon seperti mati. Kemudian bonggol di dalam tanah akan mengeluarkan batang baru lagi setelah kematian sesaatnya, dan begitu seterusnya.


Jurupa Oak (Quercus Palmeri)

Jurupa Oak

Jurupa Oak atau Palmer's Oak adalah pohon koloni yang telah bertahan selama ribuan tahun dengan mengkloning dirinya sendiri.

Pohon Jurupa Oak ini belum lama ditemukan, tepatnya pada 2009 lalu. Usianya saat ini diperkirakan lebih dari 13.000 tahun. Umur tersebut diperkirakan oleh para peneliti berdasarkan ukuran koloni dan pertumbuhan batang individu.



Hal unik lainnya tentang pohon ini adalah, ia satu-satunya pohon Jurupa Oak yang tumbuh di daerah itu karena spesies ini lebih suka hidup di daerah yang lebih basah dan pegunung gersang.

Saat ditemukan, pohon tersebut memiliki sekitar 70 kelompok batang, lebarnya 2,5 kilometer, dan tingginya 1 meter.


Pando (Populus Tremuloides)

Pando

Pohon Pando diperkiraan telah berumur lebih dari 80.000 tahun. Pando adalah pohon tertua di dunia sekaligus salah satu organisme tertua yang hidup.

Pando adalah koloni yang memiliki sistem akar bawah tanah. Di atas tanah, pohon Pando mungkin terlihat seperti pohon individu, tetapi mereka semua adalah tiruan yang identik secara genetik.


Semoga saja kedepannya masih banyak orang yang dengan tulus untuk terus melindungi dan menyelamatkan ke 10 pohon tertua yang masih hidup di bumi sampai sekarang ini agar generasi kita berikutnya masih tetap bisa melihatnya.


Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar