34 Inspirasi Bonsai Kayu Mati Terbaik (Deadwood / Sharimiki)

Bonsai Kayu Mati

Teknik kayu mati digunakan oleh seniman bonsai untuk alasan membuat keindahan dalam waktu yang relatif lebih singkat. Secara praktis, pohon yang diambil dari hutan (biasanya pohon tua) seringkali memiliki kayu mati yang terbentuk secara alami. Kayu mati juga dapat muncul pada pohon bonsai yang sudah ditanam didalam pot karena berbagai alasan, misalnya cabang mati karena usia, serangan hama, penyakit tanaman atau lainnya.

Kayu yang sudah mati tersebut dapat dihilangkan sebagian atau seluruhnya oleh seniman bonsai, tetapi hal itu dapat merusak bentuknya. Namun, jika kayu mati dipertahankan, itu harus dipelihara secara kimiawi untuk mengawetkannya dan menciptakan warna kayu lapuk asli. Selain itu kayu mati biasanya perlu dibentuk agar sesuai dengan rencana keindahan bonsai.



Dalam bahasa bonsai di Jepang, teknik kayu mati disebut dengan Sharimiki, sedangkan di Amerika dan Eropa disebut Deadwood. Teknik ini juga bisa menjadi pilihan bagi penggemar bonsai dengan gaya batang seperti pohon tua.

Dalam perbonsaian, kayu mati dimanfaatkan untuk membuat ilusi usia, menyembunyikan cacat (seperti cabang yang terlalu besar atau salah penempatan), atau untuk menyamarkan batang asli setelah mengurangi ketinggian pohon yang terlalu tinggi. Mengintegrasikan kayu mati ke dalam desain pohon bonsai adalah kebutuhan untuk sebagian besar seniman bonsai.

Biasanya teknik kayu mati untuk cabang diterapkan pada tumbuhan runjung seperti pohon Juniper. Pohon yang memiliki masa gugur cenderung akan menyembuhkan luka (batang yang dikupas akan pulih kembali dan tidak akan terlihat lapuk atau tua). Sementara pohon runjung akan mempertahankan batang yang mati. Secara alami, batang yang dikupas atau yang telah mati alami pada pohon runjung menjadi lapuk serta berwarna cream atau keabu-abuan dan terkikis seiring waktu.

Dibawah ini sudah saya siapkan 34 inspirasi bonsai kayu mati terbaik. Jika kamu penggemar bonsai, bisa mencontoh atau mengembangkan imajinasi membuat desain bonsai kayu mati.

Bonsai Kayu Mati 1


Bonsai Kayu Mati 2


Bonsai Kayu Mati 3


Bonsai Kayu Mati 4


Bonsai Kayu Mati 5


Bonsai Kayu Mati 6


Bonsai Kayu Mati 7


Bonsai Kayu Mati 8


Bonsai Kayu Mati 9


Bonsai Kayu Mati 10


Bonsai Kayu Mati 11


Bonsai Kayu Mati 12




Bonsai Kayu Mati 13


Bonsai Kayu Mati 14


Bonsai Kayu Mati 15


Bonsai Kayu Mati 16


Bonsai Kayu Mati 17


Bonsai Kayu Mati 18


Bonsai Kayu Mati 19


Bonsai Kayu Mati 20


Bonsai Kayu Mati 21


Bonsai Kayu Mati 22




Bonsai Kayu Mati 23


Bonsai Kayu Mati 24


Bonsai Kayu Mati 25


Bonsai Kayu Mati 26


Bonsai Kayu Mati 27


Bonsai Kayu Mati 28


Bonsai Kayu Mati 29


Bonsai Kayu Mati 30


Bonsai Kayu Mati 31


Bonsai Kayu Mati 32


Bonsai Kayu Mati 33


Bonsai Kayu Mati 34


Gimana keren-keren ya?



Untuk membuat bonsai kayu mati, ada beberapa cara yang umum digunakan, yaitu Jin (Sharimiki), Uro, Sabamiki, dan Tanuki. Ketiga cara ini memiliki hasil kayu mati yang berbeda-beda.

INFO : Khusus untuk Tanuki adalah cara pembuatan bonsai yang belum dianggap oleh kebanyakan seniman bonsai di Jepang. Bahkan, setiap ada pameran bonsai di Jepang, bonsai yang menggunakan cara Tanuki untuk membuat kayu mati tidak akan ditampilkan karena dianggap bukan bonsai.

Belum ada Komentar untuk "34 Inspirasi Bonsai Kayu Mati Terbaik (Deadwood / Sharimiki)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel