Cara Menanam Benih Biji Maple Agar Tumbuh Di Indonesia

Japanese Maple Tree

Maple adalah salah satu tanaman asli daerah subtropis yang paling populer dan banyak diminati masyarakat kita. Sayangnya, tanaman yang memiliki banyak varian warna ini sangat sulit ditumbuhkan di Indonesia. Bukan karena cara penanamannya yang salah, namun cuaca dan iklin di Indonesia lah yang tidak memungkinkan untuk pohon maple ini tumbuh seperti di habitat aslinya.

Tanaman maple dibedakan berdasarkan susunan dan bentuk daunnya. Daun pada sebagian besar spesies maple berurat palatum dan lobus, dengan 3 hingga 9 selebaran dan masing-masing mengarah ke lobus, salah satunya adalah sentral atau apikal.



Sebagian spesies kecil lainnya memiliki kemiripan dengan palmate dan pinnate, dengan daun berurat Pinnate. Beberapa spesies ini termasuk Acer Griseum (Paperbark Maple), Acer Mandshuricum (Manchurian Maple), Acer Maximowiczianum (Nikko Maple) dan Acer Triflorum (Three Flowered Maple), yang memiliki daun trifoliate.


Daun Maple Triflorum


Satu spesies, Acer Negundo (Box Elder Maple), memiliki daun majemuk pinnate hanya jenis trifoliate yang biasanya terdapat lima atau tujuh selebaran. Beberapa lainnya seperti Acer Laevigatum (Nepal Maple) dan Acer Carpinifolium (Hornbeam Maple) memiliki daun lebih sederhana.

Saking banyaknya spesies maple (ada lebuh dari 1000 kultivar Japanese Maple), orang-orang hanya menyebutnya sebagai Maple saja. Di Indonesia pun ada dua spesis maple yang tumbuh di alam liar, yaitu Acer Laurinum dan Acer Oblongum yang masing-masing tersebar dihutan basah daerah tinggi wilayah Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara.

Namun, kebanyakan dari masyarakan lebih menyukai warna dari jenis maple import seperti Japanese Maple Tree (pohon maple jepang) yang memiliki beragam warna-warni yang indah.


Japanese Maple Tree


Keindahan daun dari pohon maple import ini sering dilirik oleh penggemar tanaman hias jenis bonsai. Tak sedikit yang memeliharanya secara khusus untuk dikerdiklan menjadi tanaman bonsai yang indah.


Bonsai Japanese Red Maple


Akan tetapi, keindahan dari Japanese Maple tidak akan bisa kita dapati di Indonesia. Tanaman ini hanya memiliki kemungkinan tumbuh kurang dari 1% di negara kita. Alasannya seperti yang sudah saya sebutkan diatas, cuaca dan iklim yang jauh berbeda dengan habitat asalnya.




Tapi jika kamu penasaran dan bersikeras untuk menumbuhkan Japanese Maple Tree di Indonesia, ada secercah harapan yang bisa dicoba, berikut ini yang perlu kamu lakukan untuk menanam benih biji Japanese Maple agar tumbuh di Indonesia.

PERSIAPAN :

  • Pastikan kamu tidak tinggal di kota yang ramai dan gersang, karena maple import sama sekali tidak akan tumbuh dengan kondisi seperti itu.
  • Biji Maple Import yang masih baru (kemasang asli dari petaninya), bukan yang sudah tangan menangan apa lagi sudah repacking seperti yang banyak dijual di online shop.
  • Media Tanam Steril (gambut, pasir, perlit, vermiculite, dan pumice)
  • Pot / Pot Tray
  • Kulkas


Dalam arti, kulkas yang digunakan untuk menanam benih biji maple import harus memiliki kelembaban yang tidak berubah (harus konsisten) dengan suhu 0 °C atau 32 °F (nol celcius adalah suhu yang biasa digunakan untuk menyimpan daging) Setelah semua persiapan sudah dimiliki, barulah kita bisa melakukan semai biji maple ini.


Cara Menanam Benih Biji Maple Agar Tumbuh Di Indonesia


1. Cuci bersih biji maple dengan air, kemudian keringkan dengan cara di angin-anginkan (bukan dijemur).




2. Isi pot dengan media tanam khusus maple, lalu masukkan biji maple yang sudah dicuci tersebut ke dalam media tanam sedalam 1 cm (3/8 inch).

CATATAN : Media tanamnya harus lembab, tapi tidak basah dan tidak padat.


3. Tutup atau sungkup bagian atas pot dengan plastik bening. Pastikan penutupannya rapih dan tiak memiliki lubang. Hal ini dilakukan agar udara didalamnya tetap sejuk dan lembab.


4. Simpan di dalam kulkas bagian rak ke 2-3, yang pasti bukan di tempat es (freezer) dan jangan sampai potnya tergoyang-goyang selama periode penyimpanan.




5. Tunggu 4-8 minggu, dalam kondisi kulkas harus tetap pada suhu yang sama setiap harinya. Sekali saja suhu diubah misalnya menurunkan atau menaikkan, bisa dipastikan perkecambahan akan gagal.


6. Setelah biji maple sudah berkecambah, jangan langsung dikeluarkan dari kulkas, tunggu sampai memiliki daun yang cukup besar.


Kecambah Japanese Maple


7. Jika sudah berdaun agak besar, barulah bisa dipindahkan keluar kulkas selama 10 menit setiap harinya dalam kurun waktu 1 bulan. Dibulan berikutnya ditambah menjadi 20 menit, dan terus bertambah lama sampai menjadi bibit maple yang agak besar.


8. Sekiranya sudah menjadi bibit, itu sudah bisa di kenalkan dengan cahaya matahari pagi selama beberapa menit saja (jangan gunakan matahari siang).


Bibit Japanese Maple


9. Setelah terkena sinar matahari pagi selama 5-10 menit, letakkan kembali ditempat sejuk namun terkena cahaya (ingat, hanya cahanyanya saja). Jangan menyimpannya ditempat yang berudara panas atau gersang.


10. Terakhir adalah memeliharanya dengan memberikan penanganan eksra, sesi ini adalah yang paling sulit karena tanaman harus dipindah ke pot yang lebih besar dan melakukan pemupukan dengan pupuk ringan khusus serta penyiraman yang teratur karena media tanamnya harus tetap lembab.


Japanese Maple Tree


Begitulah cara menanam benih biji maple agar tumbuh di Indonesia. Maple memang tanaman yang cantik, tapi karena cuaca dan iklim di negara kita tidak mendukung untuk pertumbuhannya, jadi kita perlu kulkas untuk membantu perkecambahannya.

PENTING : Pohon maple import sangat sensitif terhadap sinar matahari langsung, jika terlalu lama terkena sinarnya, daun akan gosong seperti terbakar. Oleh karena itu, jika kamu baru saja membeli pohon maple import, jangan sesekali menaruhnya dibawah sinar matahari langsung atau pohon akan mati.

Selain itu, ada lagi kekurangn jika kita memelihara maple import di Indonesia, yaitu warna dari daunnya tidak akan bisa sama dengan daun maple import yang ada di habitatnya. Jelas, ini karena kondisi iklim Indonesia adalah tropis sedangkan maple adalah tanaman subtropis.


Kemungkinan terbesar untuk menanam maple secara alami adalah wilayah dengan dataran yang tinggi seperti puncak gunung, misalnya di Dieng, Japanese Maple Tree masih bisa tumbuh subur tanpa harus menggunakan kulkas atau penanganan ekstra. Itu karena cuaca di puncak gunung lebih dingin dan lembab yang hampir sama dengan habitat asli maple import.

Meskipun bisa ditumbuhkan dengan cara yang merepotkan ini, kekurangan lainnya adalah daun yang seharusnya merah terang dan menyala menjadi merah redup dan kusam, sedangkan daun yang memiliki warna-warna lain seperti orange, biru, ungu, kuning, akan memiliki warna seperti daun layu.

Tertarik untuk menanam biji benih maple import?

Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar