Ciri Ciri Pohon Maple Lokal (Acer Laurinum) Di Alam Liar

Pohon Maple

Bagi kamu penggemar tanaman hias pasti sudah tidak asing dengan nama tanaman yang satu ini. Apa lagi kalau bukan Maple. Keindahan bentuk pohon maple memang berbeda dari jenis pohon hias lainnya.

Pohon maple adalah tanaman asli daerah subtropis dimana wilayah tersebut memiliki musim dingin yang cukup (lebih dingin dari Indonesia).

Banyak penggemar tanaman hias berlomba-lomba mencoba untuk menanam maple dengan berbagai cara dan kemungkinan yang berhasil dari percobaan itu kurang dari 1% dan 99% sisanya gagal.



Seperti kebanyakan tanaman subtropis, maple juga perlu tempat yang sejuk dan dingin seperti di habitat aslinya untuk bisa tumbuh subur dan indah. Di Jepang, pohon maple tumbuh dengan beragam varian warna yang cantik seperti merah cerah, merah tua, ungu, biru, orange, kuning, gradasi, dan beragam lainnya.


Japanese Red Maple (Acer Rubrum)


Sayangnya tanaman khas daerah subtropis tersebut hanya memiliki kemungkinan hidup kurang dari 1 persen saja, yang artinya benar-benar sulit.

Tak jarang, yang sudah berhasil menumbuhkan tanaman Japanese Red Maple ini menjualnya dengan harga yang fantastis. Di Indonesia untuk pohon maple import yang baru setinggi 1 meter saja bisa di bandrol dengan harga 2-3 juta rupiah. Itupun memiliki warna daun yang kusam (seperti layu) dan warnanya pun tidak menyala, itu disebabkan karena memang disini bukan habitat asli maple import dan cuaca dingin di negara kita masih kurang dingin.

Untuk memelihara pohon maple import ini di Indonesia tidak bisa sembarangan dan juga tidak bisa di simpan di alam ruangan ber-AC (pasti mati kering). Untuk memeliharanya harus meletakkannya di tempat teduh dan berangin saat siang hari dan menyimpannya di ruangan sejuk serta tertutup di malam hari.




Tapi tenang, jika kamu masih berikukuh untuk memiliki pohon maple, masih ada jenis maple yang tumbuh secara alami dan liar di Indonesia, yaitu Maple Laurinum atau dalam bahasa ilmiah disebut Acer Laurinum.

Maple Laurinum yang tumbuh di negara kita memiliki warna daun hijau dan bentuknya tidak sama dengan maple yang ada di negara-negara subtropis. Akan tetapi, para ahli botani Internasional menganggap Maple Laurinum yang tumbuh di Indonesia juga termasuk jenis maple asli (bukan kultivar).


Pohon Acer Laurinum


Pohon maple lokal ini sering tumbuh liar di lahan lembab dan basah seperti di hutan tropis di dataran tinggi pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara.

Acer Laurinum juga satu dari dua keluarga Acer yang berasal dari Indonesia dan belahan bumi bagian selatan bersama dengan Acer Oblongum.


Pohon Acer Oblongum


Bentuk pohon Acer Laurinum berupa pohon tegak, sedikit meninggi, dan dahan serta rantingny tidak teratur (melebar ke berbagai sisi). Daun tersusun majemuk menyirip tunggal, dengan helai daun berbentuk oval, berwarna hijau dan permukaan bawahnya hijau pucat.


Daun Acer Laurinum


Daunnya gugur pada musim yang kurang mendukung pertumbuhan (musim panas dan pancaroba). Buah maple lokal ini berbentuk seperti halter pipih dan ringan, yang jika matang dan mengering terlepas dari tangkai lalu terbang berputar terbawa angin.



Maple lokal termasuk pohon berbatang keras yang memiliki warna coklat bercorak cream atau putih.


Batang Acer Laurinum


Tanaman ini sekarang sudah sangat sulit ditemukan karena banyak diburu secara brutal untuk dijadikan tanaman hias jenis bonsai.

INFO : Bagi kamu yang ingin melihat pohon maple lokal atau Acer Laurinum ini secara langsung bisa berkunjung ke Kebun Raya Cibodas, disana ada dua pohon maple lokal yang dipelihara, satu diambil dari Jawa Barat dan satunya lagi dari Sulawesi Selatan.

Belum ada Komentar untuk "Ciri Ciri Pohon Maple Lokal (Acer Laurinum) Di Alam Liar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel