53 Gambar Inspirasi Bonsai Landscape (Saikei)

Penjing

Saikei adalah keturunan dari seni Bonsai Jepang yang pertama kali dikenalkan pada tahun 1960-an oleh Toshio Kawamoto, ini serupa dengan seni Penjing asal China.

Saike menciptakan landscape diatas wadah atau nampan yang ditata dengan menggabungkan pohon hidup, tanah, batu, air, dan beragam ornamen yang unik. Saikei juga dikenal dengan sebutan Bonsai Landscape, meskipun pada dasarnya ini tidak termasuk dalam bonsai.

Tata cara penataan saikei diambil dari topografi seperti tepi pantai, jurang, tebing, dan beragam landscape nyata lainnya. Seni saikei mewajibkan setiap penataannya menggunakan bebatuan, bisa batu asli dari gunung atau batu karang laut, kadang-kadang ada pula yang membuatnya dari semen untuk menciptakan bentuk yang sesuai dengan keinginan.



Bebatuan yang paling sering digunakan oleh seniman saikei adalah batu kuno (Suiseki) yang sering disebut sebagai batu besi oleh masyarakat Indonesia. Batu ini memiliki bentuk dan corak warna yang sangat khas.


Batu Tua Besi (Suiseki)


Sedangkan batu karang laut masing sedikit yang menggunakannya, sekalipun ada mungkin itu hanyalah hiasan untuk landscape bergaya tepi pantai. Sebagai pengganti, batu karang gunung juga cocok untuk pembuatan saikei dan sama-sama memiliki bentuk serta corak warna yang khas mirip batu suiseki.


Batu Karang Gunung


Tidak hanya batu kuno atau batu gunung yang langsung ditata di atas nampan, batu yang digunakan untuk membuat saikei bergaya tebing atau jurang biasanya memerlukan penyangga pada bagian bawah yang harus disemen.




Pembuatan kaki pada batu ini bertujuan agar batu tidak jatuh atau goyang saat diletakkan vertikal atau terbalik (besar diatas, kecil dibawah).


Membuat Dudukan Batu


Selain itu proses pembuatan saikei juga mirip dengan seni Penjing Jepang, yang membelitkan akar pohon pada batu yang akan digunakan. Proses ini dilakukan secara bertahap dan perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya (tergantung jenis pohon) sampai akar bisa mencengkram batu secara keseluruhan.


Mengikat Akar Di Batu


Sepintas memang mirip dengan gaya bonsai Sekijoju dimana akar-akar pohon mencengkram batu. Namun saikei lebih condong menggunakan pepohonan kecil dan berbagai jenis / variasi.

Menurut Toshio Kawamoto (pendiri Saikei) bersikeras menyatakan bahwa saikei bukanlah bonsai. Secara umum, saikei berfokus pada pembuatan landscape terlihat hidup dan alami, bukan terpatok pada karakter pohon individu seperti yang ditetapkan dalam aturan bonsai.




Bahan-bahan yang sering digunakan dalam pembuatan saikei adalah :
  • Wadah
  • Batu
  • Semen
  • Kerikil
  • Tanah
  • Pasir Laut
  • Pasit Kali
  • Pohon Kecil
  • Rumput
  • Lumut
  • Figure Mini (manusia atau hewan)
  • Ornamen (patung, pilar, candi, dll)

Pembuatan saikei memang lebih rumit dibandingkan membuat bonsai karena ini harus mencakup banyak bahan yang digunakan dan ketelitian yang ekstra. Tapi yang menguntungkan dalam saikei adalah tidak ada batasan dan aturan dalam pembuatan topografi. Kita dapat membuatnya sedemikian rupa sesuai dengan keinginan. Jenis pohon pun tidak harus pohon berbatang keras.

Jika kamu tertarik ingin membuat saikei, diatas sudah tertulis bahan-bahan yang diperlukan. Nah untuk contoh saikei dari para seniman, dibawah ini bisa kamu lihat 53 Gambar Inspirasi Bonsai Landscape (Saikei).


#1


Saikei 1


#2


Saikei 2


#3


Saikei 3


#4


Saikei 4


#5


Saikei 5


#6




#7


Saikei 7


#8


Saikei 8


#9


Saikei 9


#10


Saikei 10


#11


Saikei 11


#12


Saikei 12


#13


Saikei 13


#14


Saikei 14


#15


Saikei 15


#16


Saikei 16


#17


Saikei 17


#18


Saikei 18


#19


Saikei 19


#20


Saikei 20


#21


Saikei 21


#22


Saikei 22


#23


Saikei 23


#24


Saikei 24


#25


Saikei 25


#26


Saikei 26


#27


Saikei 27


#28


Saikei 28


#29


Saikei 29


#30


Saikei 30


#31


Saikei 31


#32


Saikei 32


#33


Saikei 33


#34


Saikei 34


#35


Saikei 35


#36


Saikei 36


#37


Saikei 37


#38


Saikei 38


#39


Saikei 39


#40


Saikei 40


#41


Saikei 41


#42


Saikei 42


#43


Saikei 43


#44


Saikei 44


#45


Saikei 45


#46


Saikei 46


#47


Saikei 47


#48


Saikei 48


#49


Saikei 49


#50


Saikei 50


#51


Saikei 51


#52


Saikei 52


#53


Saikei 53


Jelas terlihat bahwa wadah yang digunakan untuk pembuatan saikei memang mirip dengan bonsai, namun ini jauh lebih lebar dari biasanya. Ukuran ini bisa mencapai panjang dan lebar 2x1 meter bahkan lebih. Jadi, untuk membuat saikei kamu harus memiliki tempat yang luas, strategis, aman dari gangguan hewan seperti kucing, ayam, serta jauh dari anak-anak.



Saikei dirancang untuk menjadi praktik yang lebih mudah untuk diikuti daripada bonsai. Wadah saikei yang luas menyediakan tanah yang banyak, mengurangi beban penyiraman dan pemangkasan akar yang umumnya dilakukan pada pohon bonsai.

Di Asia, seni saikei sangat populer di Jepang dan Vietnam, terbukti banyak seniman dan penggemar saikei datang dari kedua negara tersebut.


Saikei Terbaik


Bukan berarti di Indonesia tidak ada, gambar diatas dari nomor 1 sampai nomor 12 adalah saikei buatan orang Indonesia. Lalu di nomor 34 adalah saikei karya Robert Steven, seorang master bonsai Internasional asal Indonesia yang namanya sudah sangat populer di kalangan penggemar bonsai.



Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar