Apa itu Stratifikasi Benih dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Sertifikasi Benih

Benih dari kebanyakan spesies tanaman sering kedap air dan udara, sehingga mencegah atau menunda perkecambahan langsung.

Alam atau manusia bisa melakukan proses stratifikasi terhadap benih untuk membuat celah agar air dan udara bisa masuk dan benih bisa dengan mudah berkecambah, itulah yang dikenal sebagai Stratifikasi atau dalam bahasa inggris Stratification.



Proses stratifikasi umumnya dilakukan mulai dari mengumpulkan benih dari pohon induk yang sehat, kemudian mensimulasikan kondisi musim dingin alami (khusus tamanan subtropis seperti Maple) yang harus dialami benih sebelum berkecambah.

Beberapa benih dari spesies tanaman tertentu harus mengalami fase dormansi embrionik, dan umumnya tidak akan bertunas sampai dormansi / germination ini pecah.

Biasanya, proses stratifikasi benih berlangsung selama satu atau dua bulan dan paling minimal 3 minggu sebelum bisa ditabur ke tanah (tergantung intruksi di kemasan benih).


Stratification Seeds


Benih yang stratifikasi harus ditempatkan dalam wadah atau kantong plastik yang berisi kertas tisu yang sudah di lembapkan dengan air. Wadah kemudian ditempatkan di tempat yang memiliki suhu sesuai dengan wilayah aslinya untuk tingkat keberhasilan yang lebih besar. Kulkas akan menjadi tempat yang paling baik untuk melakukannya.


Germination Seeds


CONTOH : Setelah melakukan proses stratifikasi, Cemara Italia (Cupressus sempervirens) atau yang sering disebut Italian Cypress membutuhkan perkecambahan di suhu 65-70 °F atau setara dengan 18-21 °C sedangkan tanaman subtropis seperti maple membutuhkan suhu yang lebih dingin yaitu 37-41 °F atau setara dengan 3-5 °C.

Setelah melalui proses stratifikasi, kamu bisa menanam benih tersebut ke pot atau polybag dengan media tanam berupa lumut, gambut, vermiculite atau serbuk gergaji yang lembab. Benih hasil stratifikasi juga bisa dikeringkan dan disimpan pada suhu yang sejuk, itu bisa bertahan selama bertahun-tahun (tergantung spesies) sebelum ditanam.



PENTING : Dengan melakukan proses stratifikasi bukan berarti seluruh benih bisa berkecambah. Hal ini mengacu pada kondisi tanah dan cuaca seperti ketinggian wilayah, keasaman tanah, kekerasan tanah, iklim, dan banyak hal lainnya.


Plant Hardiness Zone Indonesia


Agar mempermudah kamu dalam menanam tanaman dari benih import, silahkan cek Plant Hardiness Zone tanaman tersebut berasal. Bilamana tanaman berasal dari wilayah beriklim subtropis dibawah zona 8, itu mungkin akan sulit berkecambah di Indonesia yang mayoritas wilayahnya memiliki iklim tropis zona 11-12 (kecuali di daerah puncak gunung, terutama dieng).

Informasi mengenai Plant Hardiness Zone dapat mencakup Ilmu Bumi (Earth Science), namun ada seseorang pengguna Quora yang bisa menjelaskan secara singkat mengenai iklim di dunia termasuk di Indonesia yang bisa kamu baca pada postingannya yang berjudul "Contoh tempat yang terletak di garis lintang yang sama tetapi memiliki suhu yang berbeda? Apa yang menyebabkan perbedaan tersebut?".


Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar