Ciri Ciri Pohon Hokiantea Di Alam Liar

Hokiantea

Jika kamu sedang ingin berburu tanaman di alam liar untuk dijadikan bonsai, hokiantea adalah salah satu yang wajib dibawa pulang. Tanaman yang dikenal dengan banyak nama ini sangat cocok untuk dikerdilkan dengan beragam gaya.

Carmona Retusa adalah nama ilmiah dari pohon Hokiantea, dengan daun yang jauh lebih kecil dari saudaranya Pohon Serut (Streblus Asper). Di beberapa wilayah di Indonesia pohon hokiantea dikenal dengan nama hokianti, hokianti, sidogurih, sidoguri, sidaguri, semak kalajengking, dan banyak lagi. Sedangkan di internasional pun demikian, pohon ini juga memiliki banyak sinonim seperti fukien tea, philippine tea, dan ehretia microphylla.



Penggemar bonsai di tanah air sering kali menyebutnya dengan nama Hokiantea atau Serut Pagar. Ciri ciri pohon hokiantea di alam liar sangat mudah untuk dikenali, yaitu :


  • Daunnya berbintik putih
  • Ujung daun bergerigi
  • Daun hijau tua mengkilap
  • Buah berwarna hijau, bulat, dan kecil
  • Batang berwarna coklat dan berbulu halus


Berikut ini adalah ciri ciri pohon hokiantea di alam liar yang bisa kamu perhatikan atau simpan di ponsel untuk disamakan bilamana menemukan pohon dengan daun yang serupa.


Daun Hokiantea



Pohon hokiantea biasa tumbuh disemak-semak dan bergabung dengan beberapa pohon lainnya. Di Tapos, Kota Depok, Jawa Barat pohon ini cukup mudah untuk ditemui karena tumbuh meliar dikebun, pematang sawah, pekarangan rumah, atau pinggir-pinggir jalan.

Karena pertumbuhannya yang lambat, maka pohon ini tidak mengganggu, meskipun ia akan membesar nantinya mungkin, tapi sebelum ia besar pasti penggemar bonsai yang sedang memburu tanaman akan mendongkelnya terlebih dulu.

Belum ada Komentar untuk "Ciri Ciri Pohon Hokiantea Di Alam Liar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel