Ciri Ciri Pohon Sancang Di Alam Liar

Sancang

Premna Microphylla atau yang lebih akrab kita kenal dengan nama Sancang adalah salah satu jenis tanaman tropis dari genus Premna. Sancang memiliki habitat asli di China, Jepang, serta Taiwan dan tumbuh secara liar di negara-negara tersebut.

Dibeberapa negara Asia pohon sancang memiliki banyak sebutan, diantaranya adalah Gumira Japonica Kuntze, Premna Microphylla Turcz, Premna Formosana Maxim, Premna Japonica Miq, dan Premna Luxurians Nakai.



Sancang adalah pohon yang sering dijadikan tanaman bonsai karena dedaunannya yang bisa mengecil apabila rutin dipangkas / pruning. Bentuk batangnya pun berciri khas membuat penggemar bonsai banyak yang menyukai sancang, termasuk di Indonesia.


Bonsai Sancang


Ada dua jenis genus Permna yang sering dijadikan bonsai, yaitu Premna Microphylla (China & Jepang) dan Premna Obtusifolia (Taiwan). Kedua genus Permna ini sering naik stand setiapkali ada pameran bonsai di seluruh dunia.

Bilamana kamu ingin mencari pohon sancang di alam liar, itu tidak mungkin bisa ditemukan, sebab negara kita bukanlah habitat aslinya (kecuali ada yang membuangnya ke belantara liar). Akan tetapi, jika kamu belum tahu bentuk pasti dari pohon sancang, kamu bisa melihat ciri-cirinya dibawah ini.


Daun Dan Bunga Sancang


Karena banyaknya genus Premna mempersulit pembedaan tanaman sancang dengan saudara-saudaranya yang lain. Tapi setelah melihat gambar diatas tentu kamu sudah bisa mengetahui betul ciri fisik daun dan bunga dari pohon sancang.

Di negara kita ada dua tanaman yang masih keluarga dekat sancang, itu adalah pohon wahong laut (Premna Nauseose) dan wahong gunung (Premna Serratifolia). Keduanya pun bisa dikerdilkan sama seperti sancang dan dilatih untuk dijadikan bonsai yang indah.



Banyak penjual tanaman hias online maupun offline yang menjual bibit pohon sancang, tapi jangan berharap untuk mendapatkan yang berukuran besar dengan harga murah. Selain pohon sancang ini langka di Indonesia, harganya pun ikut menyesuaikan.

Penjual tanaman hias biasa membandrol bibit pohon sancang dengan harga sekitar 50 ribu untuk ukuran tinggi pohon 30-40 cm.

UPDATE : Di Amerika dan sekitarnya nama Sancang bukan diartikan untuk tanaman Premna Microphylla, melainkan untuk jenis tanaman Southeast Juniper (cemara tenggara) yang memiliki nama ilmiah Taxodium Distichum dan masyarakat disana familiar menyebutnya dengan nama Sancang Taxodium.

Sancang Taxodium juga termasuk dalam jenis tanaman cemara yang bisa di bonsai, namun karena asalnya dari Amerika Serikat dan memiliki sifat menggugurkan daun, jadi sulit untuk memelihara atau menanamnya di Indonesia. Dengan kata lain, nama Sancang di Indonesia dan Asia diartikan untuk penyebutan tanaman Premna Microphylla.


Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat dan layak dibaca oleh orang lain, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman-teman atau saudara dengan meng-klik tombol sosial media diatas ini.

0 Comments:

Posting Komentar