Cara Budidaya Giant Sequoia (Sequoiadendron giganteum)

Budidaya Giant Sequoia

Giant Sequoia adalah salah satu pohon rasaksa yang tumbuh di Pegunungan Sierra Nevada, di California. Pohon yang memiliki nama ilmiah Sequoiadendron giganteum ini adalah satu-satunya spesies yang masih hidup dari genus Sequoiadendron. Ia juga salah satu dari tiga spesies pohon konifer kayu merah yang diklasifikasikan dalam keluarga Cupressaceae dalam subfamili Sequoioideae, bersamaan dengan Sequoia sempervirens dan Metasequoia glyptostroboides.

Pohon ini tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, mulai dari cuaca dingin ekstrim hingga panas. Bahkan pohon Giant Sequoia yang sudah berusia ratusan tahun tahan terhadap kebakaran hutan seperti yang diberitakan beberapa tahun lalu dimana hutan sekitar pohon ini tumbuh terbakar namun pohon ini tetap masih hidup sampai sekarang.

Banyak orang mengagumi pohon Giant Sequoia karena bentuknya yang sangat besar, tercatat rata-rata ketinggian pohon ini dihabitatnya mencapai 85 meter dengan diameter batang utama 8 meter. Sedangkan rekor pohon terbesarnya setinggi 94,8 meter dan diameter batang utama 17 meter. WOW!



Pohon Giant Sequoia juga memiliki umur yang sangat panjang, peneliti meyakini usia pohon tertuanya adalah 3.500 tahun. Itu berarti ia tumbuh pada zaman SM (sebelum masehi) yang menjadikannya salah satu dari 10 Pohon Tertua Di Bumi.


Lalu apakah bisa kita menanam atau membudidayakan Giant Sequoia di Indonesia?


Jawabannya adalah bisa! Orang-orang penggemar tanaman dinegara lain diluar habitat asalnya juga banyak yang telah berhasil menumbuhkan pohon Giant Sequoia. Seperti yang saya bilang diatas, pohon ini tahan terhadap berbagai iklim cuaca, maka ia juga bisa tumbuh di Indonesia seperti pohon-pohon konifer lainnya.

Jika kamu ingin menanam atau membudidayakan Giant Sequoia, kamu bisa mengikuti intruksi dibawah ini.


Cara Budidaya Giant Sequoia (Sequoiadendron giganteum)



1. Beli Benih Giant Sequoia

Benih Giant Sequoia

Benih Giant Sequoia banyak dijual dipasar online internasional seperti Amazon dan eBay. Kamu bisa membeli benihnya dari sana atau dari situs lain yang menjualnya. Saran pribadi saya adalah membelinya dari penjual yang berada di California, dimana penjual memang benar-benar memanen dari habitatnya langsung.




2. Stratifikasi (Simulasi Musim Dingin)


Inilah metode atau proses yang umum dilakukan untuk membuat benih tanaman import berkecambah. Proses ini dilakukan untuk membuat simulasi musim dingin yang ada dihabitat asli benih.


Bagaimana caranya? Simak dibawah ini :


a.) Siapkan 3-4 lembar tisu dan pastikan tisu tersebut bebas bahan kimia.
b.) Tumpuk tisu menjadi 2-3 lembar dan ambil beberapa bebih lalu letakkan di atasnya.

Stratifikasi Benih 1

c.) Tumpuk lagi dengan 1 lembar tisu diatas benih.
d.) Selanjutnya basahi tisu tersebut dan letakkan di plastik klip, kemudian simpan di kulkas (rak ke 2-3, jangan di freezer) dan tunggu selama 4 minggu.

Stratifikasi Benih 2

e.) Setelah 4 minggu, keluarkan dari kulkas dan letakkan tas di tempat gelap pada suhu hangat (bisa dibawah tempat tidur).
f.) Beberapa hari kemudian benih akan berkecambah, pilih benih yang tumbuh dan kamu bisa langsung menanamnya di dalam pot atau polybag.

Kecambah Giant Sequoia

INFO : Untuk mencegah jamur dan parasit menyerang kecambah, tambahkan fungisida ke dalam tepi-tepi pot. Buat lubang di tengah-tengah dan letakkan kecambah yang sudah tumbuh disitu. Sirami tanah dengan ringan secara rutin.


3. Memindahkan Kecambah Ke Tanah





Sesudah kecambah ditanam di pot atau polybag, letakkan ditempat terang dan teduh (jangan langsung terkena sinar matahari) dan tanah harus tetap lembab. Kelembaban adalah kunci keberhasilan tumbuhnya kecambah menjadi bibit pohon. Jika kamu membiarkan tanah mengering atau terlalu banyak air, bisa dipastikan kecambah akan mati sebelum ia bisa menjadi bibit.


4. Simpan Kecambah Ditempat Teduh

Kecambah Giant Sequoia (Sequoiadendron giganteum)

Setelah beberapa hari, kecambah akan menjadi bibit dan memiliki 3 hingga 5 kotiledon (daun pertama). Di minggu pertama atau kedua, daun asli pertama muncul di tengah. Perlu diingat, selama tahap perkembangan ini, tanaman harus tetap disimpan di tempat teduh.

Pada minggu ke 4 dan seterusnya, bibit akan mulai tumbuh cabang. Ini adalah indikator bahwa mereka siap untuk mendapat lebih banyak sinar matahari. Letakkan pot atau polybag yang lebih terang dan hangat, namun masih belum bisa untuk terkena sinar matahari langsung.



5. Memindahkan Bibit Ke Pot Besar


Ketika tinggi bibit sudah mencapat 15-20 cm, barulah bisa dipindah ke pot yang lebih besar atau ke tanah. Hari-hari pertama mereka dipindahkan, jangan menempatkannya dibawah sinar matahari, namun jika sudah 1-2 minggu ditempat baru yang lebih besar, barulah kamu bisa menempatkannya dibawah sinar matahari langsung.

Bibit Giant Sequoia

Begitulah cara menanam atau membudidayakan Giant Sequoia di Indonesia. Proses stratifikasi pada langkah no 2 adalah hal yang perlu diperhatikan dan butuh kesabaran. Ini sama halnya dengan cara menanam benih maple di Indonesia, kita tidak akan bisa membuatnya berkecambah jika tidak melewati proses tersebut.

Tertarik untuk budidaya Giant Sequoia?

Belum ada Komentar untuk "Cara Budidaya Giant Sequoia (Sequoiadendron giganteum)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel