Cara Budidaya Pohon Bodhi Tree / Sacred Fig

Bodhi Tree

Pohon bodhi atau yang populer dengan sebutan Bodhi Tree juga Sacred Fig di internasional adalah tanaman yang memiliki nilai khusus bagi umat Hindu dan Budha. Di bawah pohon ini Siddhartha Gautama (guru rohani yang kemudian dikenal sebagai "Gautama Buddha") dikatakan bersemedi sampai mendapat pencerahan atau Bodhi.

Pohon-pohon Bodhi biasanya ditanam di dekat setiap vihara Buddha. Dalam ikonografi agamawi, pohon bodhi dikenali dari daunnya yang berbentuk hati, dan berbentuknya sangat nyata.


Daun & Buah Bodhi


Pohon bodhi juga sering disebut Bo (bahasa Sinhalese) dan Pohon Peepal di negara Nepal dan Bhutan. Bentuk pohonnya sendiri besar dan berusia panjang (ratusan tahun). Pohon ini berasal dari subbenua India, Cina, dan Indonesia. Spesiesnya masuk dalam Moraceae, keluarga Ara dan Mulberi.



Di Candi Borobudur terdapat pohon bodhi yang merupakan keturunan langsung dari pohon induk yang ada di Bodh Gaya, India, tempat Sang Buddha mencapai pencerahan.


Pohon Bidhi di Bodh Gaya


Pohon bodhi (Ficus religiosa) sendiri bersaudara dekat dengan Ficus seperti Pohon Beringin. Untuk membudidayakan pohon bodhi pun tidak begitu sulit, ia dapat diperbanyak dengan cara cangkok maupun stek batang.

Setelah carauntukmembuat.com membahas ciri-ciri pohon bodhi di alam liar beberapa waktu lalu, sempat memotong beberapa ranting dari pohon induk, tak lama berselang tunas-tunas baru muncul pertanda akan tumbuh.

Untuk penjelasan merinci, berikut ini cara budidaya pohon bodhi tree :


1. Carilah pohon bodhi yang memiliki pertumbuhan subur. Cirinya adalah daunnya berwarna hijau cerah dan lebar penuh.


2. Potong batang atau ranting yang sehat, kurang lebih 15-20 cm (bisa juga memotong batang yang panjang kemudian dipotong pendek-pendek).




3. Buang semua daun juga pucuknya dan rendam bagian bawah potongan batang ke dalam gelas berisi air bersih selama sehari semalam (24 jam).


4. Setelah direndam, siapkan pot atau polybag berisi tanah kebun yang steril dan tidak mengandung pupuk atau bahan-bahan kimia.


5. Tancapkan potongan-potongan batang bodhi sedalam kurang lebih 4-5 cm dan letakkan pot / polybag ditempat yang teduh.


6. Sirami sehari sekali dengan air secukupnya, jangan sampai tanah mengering atau terlalu basah.


7. Dalam waktu 3-4 hari, tanda-tanda tunas baru akan bermunculan.


Tunas Bodhi (4 Hari)


Tunas Bodhi (8 Hari)


8. Biarkan tunas tumbuh menjadi daun sesungguhnya. Setelah 2-3 bulan, barulah dipindah ke masing-masing pot untuk 1 pohon.


Dengan cara stek batang ini, membudidayakan pohon bodhi akan lebih mudah dan cepat. Bahkan ia tidak memerlukan sungkup atau pupuk selama periode pertumbuhan tunasnya. Pupuk baru bisa diberikan setelah usianya lebih dari 3 bulan atau daun sudah lebat besar-besar. Pupuk yang cocok untuk pohon bodhi adalah pupuk kandang organik.

Apabila daun sudah besar dan rimbun, pindahkan ketempat panas yang terkena matahari sepanjang hari. Setelah tumbuh, pohon bodhi sangat tangguh, ia bisa bertahan pada tanah yang keras dan kering.

INFO : Perlu diketahui, akar pohon bodhi adalah akar tunggang yang sangat kuat. Ia bisa menghancurkan apapun disekitarnya. Oleh karena itu, jangan menanam pohon bodhi tanpa pot di halaman rumah atau yang dekat dengan bangunan.

Cukup mudah bukan?


Saat pohon bodhi masih kecil, ia bisa dijadikan tanaman hias meja / dekorasi dalam ruangan. Batangnya yang langsing, daunnya yang lebar dan berbentuk hati sangat cocok apabila dipadukan dengan pot kecil dan ornamen yang sesuai.



Pohon Bidhi Kecil


Kelebihan lain dari pohon bodhi selain tangguh adalah mampu bertahan di dalam ruangan (indoor plant). Ia bisa hidup dan tetap kerdil jika diletakkan dalam ruangan. Meskipun begitu, pohon ini harus tetap disiram 1 hari sekali dan tekena matahari langsung dalam 2-3 hari sekali. Jendela adalah tempat paling baik untuk menempatkan pohon bodhi kecil.

Nah sekarang kamu sudah tahu kan cara membudidayakan pohon bodhi ini? Tunggu apa lagi, ayo kita perbanyak tanaman yang sudah mulai langka ini dengan cara stek batang dan tidak mendongkel induknya.

Happy gardening :)

Belum ada Komentar untuk "Cara Budidaya Pohon Bodhi Tree / Sacred Fig"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel