Cara Tanam dan Budidaya Italian Cypress (Cupressus sempervirens)

Cupressus sempervirens

Cupressus sempervirens atau yang akrab kita kenal dengan sebutan Cemara Pensil adalah salah satu tanaman konifer asli Eropa. Cemara pensil sering kali ditanam oleh masyarakat sebagai penghias pekarangan rumah.

Di internasional, tanaman ini dikenal dengan sebutan Italian Cypress atau Mediterranean Cypress. Bentuknya menyerupai pohon cemara langsing yang bisa mencapai ketinggian maksimal 25 meter.

INFORMASI ITALIAN CYPRESS

• Nama ilmiah : Cupressus sempervirens
• Nama sinonim : Italian Cypress dan Mediterranean Cypress
• Nama lokal : Sanobar, Senobar, Cemara Pensil dan Cemara Lilin
• Habitat Asal : Italia, Yordania, Libya, Albania, Kroasia, Yunani, Turki, Siprus, Mesir, Syria, Libanon, Israel, Malta, dan Iran
• Zona USDA : 7-11
• Budidaya / Perbanyakan : Mudah



Rumah-rumah bergaya mediterania di Eropa sering menggunakan tanaman ini di halaman depan rumah merka, tak sedikit di rumah mewah, gedung parlemen, kampus, taman, dan tempat-tempat umum. Begitupun di Indonesia, banyak orang-orang berkecukupan yang memiliki halaman luas di depan rumahnya ditanami pohon cemara pensil ini.


Ambassador College Campus - Pacific Horticulture Society
Source : Ambassador College Campus - Pacific Horticulture Society


Meskipun bukan tanaman asli Indonesia, tetapi cemara pensil bisa tumbuh di negara kita. Penjual tanaman hias pun biasanya memiliki stok tanaman ini, sebab sering dicari oleh umat nasrani saat mendekati hari natal.

Bukan tanpa alasan banyak orang yang menyukai pohon cemara pensil, pohon ini memiliki dedaunan yang berwarna hijau cerah dan rimbun. Ia juga tahan terhadap gangguan seperti terik matahari, angin kencang, dan berumur panjang (ratusan tahun). Karena hal inilah pohon cemara pensil diminati masyarakat.

Sayangnya, pohon ini tidak bisa di budidayakan melalui cara stek batang biasa atau semai biji, untuk memperbanyaknya harus melalui cara stek pucuk, itupun memerlukan waktu yang cukup lama sampai stekannya bisa dipastikan tumbuh. Mengingat jenis pohon konifer memiliki pertumbuhan yang sangat lambat.




Untuk memastikan berhasil atau tidaknya stek pucuk, petani tanaman hias menghabiskan 1-2 bulan untuk menunggu tumbuhnya akar. Selagi masih dalam periode 0-30 hari, dedaunan di pucuk masih tetap hijau, meskipun belum berakar atau bahkan akan mati. Itulah yang menyulitkan petani membudidayakan pohon-pohon jenis konifer. Daun di pucuk stekan yang di tanam tidak akan layu atau kering dalam waktu singkat.

Nah, disini saya akan berbagi informasi menanam dan membudidayakan cemara pensil dengan cara semai biji. Biarpun lebih repot, akan tetapi semai biji ini lebih midah dilakukan oleh siapapun, bahkan pemula seperti saya.

Langkap-langkahnya akan saya jabarkan dibawah ini, pastikan kamu membacanya dengan teliti hingga selesai.


Cara Tanam Dan Budidaya Cemara Pensil / Italian Cypress



1. Siapkan benih biji cemara pensil.

Benih Italian Cypress


Kamu bisa membelinya di penjual tanaman hias atau toko online. Saya benih Italian Cypress ini di AliExpress beberapa bulan lalu.


2. Lakukan penyeleksian benih dengan cara merendamnya di dalam gelas berisi air selama 24 jam. Ambil benih yang tenggelam dan abaikan yang mengapung.


3. Ketika kamu sudah memiliki bebih yang tenggelam, sekarang ambil 1-2 lembar tisu (bisa juga kapas) dan tabur benih tersebut diatasnya.

Tabur Benih Di Tisu


4. Lipat atau gulung tisu dan masukkan kedalam wadah kecil yang kedap udara.

Masukkan Gulungan Tisu Ke Wadah Kedap Udara


5. Simpan di dalam kulkas tepat dibawah freezer yang memiliki suhu cukup dingin semala 4 minggu atau 1 bulan.

Simpan Dalam Kulkas 1 Bulan


6. Jika sudah satu bulan, ambil benih dan tabur di pot yang berisi media tanah atau pasir. Baiknya tanah bercampur pasir, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 3:1:1:1.

Semai Benih Ke Tanah


7. Letakkan pot ditempat yang terkena matahari sepanjang hari (full sun) dan sirami 1 hari 2x. Jika terlihat tanah masih basah, jangan disiram.




8. Dalam waktu 1-2 minggu, benih akan berkecambah dan kamu perlu memperhatikan media tanamnya. Karena cemara pensil ini adalah tumbuhan yang tidak suka lembab, maka jangan sampai media tanamnya terlalu basah.


Kecambah Usia 2 Minggu


Dedaunan khas konifer akan mulai terlihat setelah umur kecambahnya lebih dari satu bulan.


Kecambah Usia 8 Minggu


INFO : Kamu bisa menaburkan pasir putih setebal 1 cm diatas permukaan tanah di dalam pot. Hal ini bisa membant media lebih hangat dan kering dibagian atasnya.


9. Hindari peletakan pot ditempat teduh. Jika kecambah cemara pensil ditempatkan pada area yang teduh dibawah naungan atau tempat yang lembab, maka ia tidak akan bertahan lama, yang menyebabkan pembusukan akar dan mati. Justru tempat yang panas dan tersorot matahari lah yang lebih disukai.


10. Saat usianya memasuki 5-6 bulan, itu sudah bisa dipisahkan ke masing-masing pot berukuran 30 cm atau lebih. Jika sudah 2-3 tahun, barulah kamu bisa menanamnya pada tanah lapang / ground.



Begitulah cara tanam dan budidaya cemara pensil yang saya praktikan sendiri dirumah. Untuk memelihara tanaman ini dari biji hingga menjadi pohon, kamu harus bersabar menunggu. Pohon konifer seperti Italian Cypress ini memiliki pertumbuhan yang lambat. Itu disesuaikan karena usia pohonnya yang bisa mencapai ratusan bahkan ribuan tahun.

Salah satu pohon Italian Cypress atau Cemara Pensil tertua di dunia adalah Serv-e Abarkuh yang berada di Yazd, Iran.


Sarv-e Abarkuh


Pohon ini diperkirakan telah berusia 4.000 sampai 5.000 tahun lebih dan mejadi salah satu dari 10 Pohon Tertua Di Bumi. Kamu bisa membandingkan ukurannya dengan pohon cemara disampingnya, atau dengan orang yang berada disekitarnya (sebelah kanan gambar).

Selain usianya yang sangat panjang, tanaman Italian Cypress juga sering digunakan sebagai pohon Bonsai Cemara Terbaik, misalnya saja bonsai milik Stefano Frisoni dibawah ini.


Italian Cypress Bonsai


Tertratik untuk menanam dan budidaya Italian Cypress?

Belum ada Komentar untuk "Cara Tanam dan Budidaya Italian Cypress (Cupressus sempervirens)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel