Perbedaan Mulsa Pinus dan Cedar / Aras

Mulsa

Mulsa berfungsi untuk menyelimuti dan melindungi tanah dari embun, menahan air dan mengembalikan nutrisi ke tanah. Ada banyak jenis mulsa yang beredar dipasaran, masing-masing memiliki kegunaan yang sedikit berbeda.

Mulsa pinus dan cedar sama-sama berasal dari serpihan kayu, tetapi keduanya memiliki kegunaan yang berbeda pada tanah dan harus digunakan di taman yang sesuai atau yang cocok dengan itu.



Apa sih manfaat mulsa?

Mulsa memiliki bentuk bervariasi dan berfungsi sebagai lapisan pelindung tanah tanaman. Biasanya, beberapa senti mulsa ditambahkan ke atas tanah tanaman dari gangguan cuaca seperti embun yang terlalu dingin atau bahkan salju agar tanaman dapat tetap bertahan di musim dingin. Mulsa juga memberikan nutrisi ke tanah yang kemudian disalurkan ke akar tanaman untuk tumbuh dan berbunga setiap tahun. Lapisan mulsa yang tebal di sekitar tanaman juga menghambat pertumbuhan gulma / rumput.


Mulsa Pinus

Mulsa Pinus

Mulsa Pinus lebih lunak dan mudah terurai daripada mulsa dari pohon berkayu keras lainnya, yang berarti bahwa itu tidak akan bertahan lama seperti mulsa dari kayu pohon cedar / aras. Karena itu, mulsa pinus lebih baik digunakan di daerah yang memiliki banyak pergantian musim setiap tahun. Dalam situasi apa pun, yang terbaik adalah menambahkan lapisan mulsa pinus baru setiap musim gugur ketika suhu mulai dingin.


Mulsa Cedar / Aras

Mulsa Cedar

Mulsa cedar adalah mulsa kayu keras yang tidak mudah rusak. Oleh karena itu, mulsa cedar paling baik digunakan pada tanaman besar yang tumbuh lambat (biasanya bonsai). Sama seperti penggunaan mulsa pinus, mulsa cedar juga digunakan tepat di sekitar tanaman yang tumbuh. Mulsa cedar cocok untuk melapisi jalan setapak di kebun pekarangan rumah, karena sangat tahan lama dan tidak mudah rusak meskipun sering diinjak.


Bagaimana cara menggunakan mulsa yang benar?



Mulsa paling baik digunakan pada musim gugur untuk melindungi tanaman dari hujan lebat dan embun yang terlalu dingin. Ini melindungi tanah dan mencegah pembekuan. Mulsa harus menutupi semua tanah yang terbuka dengan minimal ketebalan 3 cm. Jangan khawatir menggunakan terlalu banyak mulsa karena pada akhirnya akan rusak dan perlu digunakan lagi tahun depan.

INFO : Pinus adalah kayu asam, dan mungkin bisa mempengaruhi pH tanah. Jadi, kamu harus berhati-hati untuk menggunakannya terutama pada tanaman yang sensitif terhadap tanah asam.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Mulsa Pinus dan Cedar / Aras"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel