Cara Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Hias Dalam Pot

Media Tanam Tanaman Hias

Media tanam (MeTan) adalah salah satu faktor penentu kesuburan tanaman, terlagi untuk tanaman hias yang ditanam di dalam pot. Tentu saja setiap tanaman yang ada di dalam pot memiliki metan yang terbatas, hal itu bisa membuat tanaman sulit untuk subur dan tumbuh besar.

Nah, solusi terbaik dan paling sederhana untuk menyuburkan tanaman hias yang berada di dalam pot ialah dengan menggunakan media tanam yang sesuai dengan tanamannya. Tidak semua tanaman hias mampu tumbuh subur di tanah kebun biasa, beberapa diantaranya memerlukan tanah yang dicampur dengan kompos organik agar kelembaban tetap terjaga, ada pula yang memerlukan campuran pasir agar tanah cepat mengering saat diguyur air.



Lain lagi dengan tanaman hias jenis bunga dimana memerlukan pupuk khusus untuk memperbanyak bunga yang dihasilkan, begitu juga dengan tanaman hias buah. Hal-hal seperti inilah yang kurang diperhatikan dan sering diabaikan oleh pemilik tanaman hias dalam pot dan mengakibatkan tanaman kurang subur.


Bagaimana cara membuat media tanam untuk tanaman hias?


Sebelum lanjut ke proses pembuatan media tanam, tentunya kamu harus mengetahui informasi lengkap termasuk kondisi tanah yang diinginkan tanaman yang kamu pelihara.

Disini saya ambil contoh dari hasil praktik pribadi pada tanaman Palem Hijau atau yang sering disebut Palem Komodoria. Tanaman ini sebenarnya cukup bandel dan bisa tumbuh ditanah apapun asalkan masih disiram maksimal 4-5 hari sekali.

Palem hijau sebenarnya bukan tanaman yang cocok untuk tanah kering dan gersang, apabila tanah terlalu kering dan tanamannya tersorot matahari langsung, dedaunannya akan mengecil, berwarna kekuningan, dan tidak akan menumbuhkan tunas baru dalam waktu yang lama. Setelah saya mengganti media tanamnya dengan tanah, pasir, kompos dan sedikit kerikil halus 2:2:1:1 lalu meletakkan potnya ditempat teduh, dalam waktu sekitar 2 minggu dedaunnya membesar, berwarna sangat hijau, dan langsung bertunas.


Palem Hias


Dalam praktik lainnya, saya menggunakan tanaman Sri Rejeki atau yang populer dengan nama Aglaonema. Ini adalah tanaman yang juga mudah tumbuh, tapi ia benci kekeringan. Tanaman kesayangan ibu saya ini sebelumnya hanya menggunakan tanah kebun saja. Seiring berjalannya waktu, dedaunannya mulai mengincup, tepinya bergelombang, dan terlihat seperti layu. Saya pikir ini bukan hal yang wajar pada tanaman aglaonema, dan akhirnya saya mencari tahu di internet mengenai tanah yang disukai oleh aglaonema.




Ternyata, media tanam yang cocok untuk tanaman hias aglaonema adalah metan yang dapat menahan kelembaban selama mungkin. Akhirnya saya membuat campuran metan menggunakan tanah, kompos, dan sedikit pasir 2:2:1. Dalam waktu sangat cepat, tepatnya seminggu, dedaunan mulai kembali melebar dan tanamannya terlihat subur seperti bangkit dari tidurnya.


Aglaonema Lipstik


Semua tanaman lain dihalaman rumah pun saya lakukan pergantian media tanam yang sesuai dengan masing-masing spesiesnya. Hal ini membuat kita sedikit repot, namun jika kita melihat tanaman subur tentu semua kerepotan kita akan terbayar.

Bahan-bahan campuran yang diperlukan untuk membuat media tanam tanaman hias juga tidak begitu sulit, bagi kamu yang tinggal diperkotaan dan tak mudah untuk menemukan pupuk kompos organik bisa membeli media tanam siap pakai dari toko tanaman hias atau toko online yang biasanya seharga 12-17 ribu perkarung atau sekitar 7-13 kg (tergantung merek).

INFO : Media tanam siap pakai adalah kompos organik yang harus dicampur lagi dengan tanah kebun, tanah liat, sekam mentah/bakar, pasir kali/laut, kerikil halus/kasar, cocopeat, bark, arang, atau bahan lain yang sesuai dengan jenis tanaman yang akan menggunakan metan tersebut. Jika kamu menggunakannya tanpa campuran apapun, air akan menggenang karena media tanam siap pakai yang dijual karungan bersifat menahan air karena metan ini seharunya diguanakan pada ground, bukan di dalam pot.



Informasi mengenai kondisi tanah yang disukai tanaman hias yang kamu perlihara bisa dicari melalui internet. Saya lebih fokus mencari tahu di WikiPedia dan WikiHow mengenai habitat asal dan kondisi tanah yang diperlukan tanaman tersebut. Jika sudah mengetahuinya, kita akan lebih mudah untuk membuat media tanamnya.

Bahkan setelah saya sering berselancar di internet untuk mencari info-info tentang tanaman, saya baru mengetahui bahwa ada beberapa jenis tanaman hias yang tidak harus disiram setiap hari (tanaman yang tidak suka lembab seperti Adenium), dan ada juga yang harus selalu disiram setiap hari agar metannya tetap lembab.

Belum ada Komentar untuk "Cara Membuat Media Tanam Untuk Tanaman Hias Dalam Pot"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel