Tanaman Hias Bunga Yang Ada Di Alam Liar

Tanaman Bunga Liar

Mungkin bagi sebagian orang menyangka bahwa tanaman hias yang sering diperjual belikan di internet bukanlah tanaman yang ada di kebun dan alam liar. Namun nyatanya beberapa spesies tanaman hias lokal ada di kebun dan alam liar.

Tanaman hias yang bisa ditemukan di kebun dan alam liar ialah tanaman lokal yang memiliki habitat di negara kita. Orang-orang menyebutnya tanaman hias lokal.

Apa-apa saja tanaman hias yang ada di kebun dan alam liar? Berikut daftarnya :


1. Kerokot (Portulaca grandiflora)

Bunga Krokot

Krokot (Portulaca) adalah genus dari tanaman dari suku Portulacaceae. Terdapat sekitar 40-100 spesies yang ditemukan di daerah tropis dan daerah bermusim empat.



Salah satu spesies yaitu Portulaca oleracea dikenal sebagai tanaman yang dapat dimakan dan dikenal di beberapa daerah sebagai tanaman hama. Ia dapat mencapai ketinggia 50 cm. Sekitar 40 varietas tumbuhan ini dibudidayakan.


2. Lantana (Lantana camara)

Bunga Lantana

Lantana atau Saliara adalah jenis tumbuhan berbunga dari famili Verbenaceae yang berasal dari wilayah tropis di Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini tumbuh di daerah dengan ketinggian 1.700 mdpl dan memiliki banyak percabangan dengan tinggi antara 0,5-4 meter.

Lantana camara berbentuk semak kecil yang dapat tumbuh setinggi sekitar 2 meter dan membentuk semak-semak lebat di berbagai lingkungan. Karena pembiakan selektif yang luas di abad ke-17 dan ke-18 untuk digunakan sebagai tanaman hias, sekarang ada banyak kultivar Lantana yang tersebar di seluruh dunia.


3. Kaliandra (Calliandra calothyrsus)

Bunga Kaliandra

Kaliandra adalah nama marga sekelompok tumbuhan berbuah polong (legum), dengan anggota sekitar 200 jenis. Wujudnya berupa pohon berukuran sedang dengan bunga tersusun majemuk. Di Indonesia, orang mengenal kaliandra terutama Kaliandra bunga merah sebagai tanaman penghijauan serta sumber pakan ternak.

Tanaman ini berbunga sepanjang tahun, tetapi mekar terbaik di musim semi dan musim panas.


4. Markisa Hutan (Passiflora foetida)

Markisa Hutan

Markisa Hutan berasal dari Amerika Selatan, tapi kini hidup meliar di banyak tempat. Tumbuhan ini biasa ditemukan bercampur dengan herba dan semak lainnya di kebun, sawah, pesisir pantai, tepi jalan, dan tepi hutan terbuka disinari terik matahari.




Rambusa juga ditanam sebagai tanaman pagar dan tanaman penutup tanah, untuk melindungi tanah dari erosi yang berlebihan. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama daerah seperti Markisa Hutan, Ermot, Permot, Ceplukan Blungsun, Rajutan, Kaceprek, dan Ki Leuleu'eur.


5. Katang-Katang (Ipomoea pes-caprae)

Katang-Katang

Katang-Katang atau Tapak kuda adalah sejenis terna berbatang basah dan merambat/merayap di atas tanah dengan warna batang hijau-kecoklatan dan berakar pada tiap-tiap ruas.

Katang-Katang dapat ditemui di sepanjang pantai-pantai tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini meliar di daerah-daerah pesisir pantai atau pada tanah yang berbatu dan mengandung pasir.


6. Rincik Bumi (Ipomoea quamoclit)

Bunga Rincik Bumi

Rincik bumi adalah tanaman yang berasal dari Amerika tropis. Di Jawa, tanaman ini tumbuh dengan liar di tanah yang telantar seperti kebun, ladang, dan sering dijadikan tanaman hias yang dirambatkan di pagar.

Rincik Bumi dikenal dengan banyak nama di Indonesia seperti Sangga Langit, Songgo Langit, Bunga Tali, dan Katilan.


7. Kangkung Pagar (Ipomoea carnea)

Kangkung Pagar

Kangkung pagar atau Krangkungan adalah salah satu spesies dari genus Ipomoea, yaitu tumbuhan liar dan dapat ditemui di tepi sungai atau sawah. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati yang berwarna hijau, dengan panjang kisaran 15-23 cm. Kangkung pagar dapat diperbanyak dengan cara distek atau dengan menggunakan bijinya.




PERINGATAN : Tumbuhan ini mengandung zat yang berbahaya jika dikonsumsi pada buah ataupun daunnya.


8. Bunga Kenop (Gomphrena globosa)

Bunga Kenop

Bunga kenop adalah spesies tumbuhan berbunga dari genus Gomphrena. Tanaman ini merupakan terna semusim yang sering tumbuh meliar dan ditanam di oleh masyarakat di pekarangan sebagai tanaman hias.


9. Kamomil (Chamomile)

Kembang Kamomil

Kamomil adalah nama umum untuk beberapa tanaman sejenis aster dari keluarga Asteraceae. Dua dari spesies ini biasanya digunakan untuk membuat infus herbal dalam pengobatan tradisional, walaupun tidak ada bukti bahwa chamomile memiliki efek pada kesehatan atau penyakit.


10. Telang (Clitoria ternatea)

Kembang Telang

Bunga atau kembang telang adalah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan kering. Tumbuhan ini berasal dari Asia tropis, namun sekarang telah menyebar ke seluruh daerah tropis di dunia.

Sejak dulu tumbuhan ini ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias karena bunganya yang berwarna biru terang.


Deretan nama tanaman hias yang ada di kebun dan alam liar diatas adalah yang paling umum dan mudah dikenali. Kamu bisa mencarinya dikebun kering yang tak terurus, pesisir pantai, atau di lahan kering seperti di kaki-kaki gunung.



Kerokot menjadi top #1 karena sangat mudah ditemukan dilahan-lahan kosong bahkan dipekarangan rumah bisa tumbuh dengan sendirinya. Banyak penggemar tanaman hias yang menyukainya kerokot biarpun dibeberapa daerah tanaman kerokot sering dijadikan tanaman herbal dan bahan baku pembuatan jamu.

Dari sekian banyak tanaman hias yang ada di alam liar, beberapa tanaman hias populer yang tak tumbuh alami di Indonesia juga terkadang bisa ditemukan meliar dikebun-kebun tak terurus. Itu dikarenakan banyak masyarakat yang kadang membuang atau menaruh tanaman hias dikebun liar karena sudah tidak ada lagi tempat dipekarangan rumah, bosan, atau alasan lain. Misalnya saja Kemuning, Hokiantea, Anting Putri, Asoka, Bungur, Bugenvil, dan banyak lagi.

Belum ada Komentar untuk "Tanaman Hias Bunga Yang Ada Di Alam Liar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel