Jasa Penulis Artikel Layanan Penulisan Artikel SEO Untuk Blog

Cara Membuat Kayu Mati Alami Pada Pohon Bonsai (Shari / Jin)

Bonsai Shari

Sebagian besar orang awam yang tidak mengetahui terminologi, kayu mati pada pohon bonsai dan menganggap itu hanyalah kayu mati, dan itu tetap adalah kayu biasa.

Tetapi di dunia bonsai, itu adalah sesuatu yang lebih berharga dari sekedar kayu yang mati. Ini adalah bagian dari keindahan pohon bonsai dan itu justru sering dibuat dengan sengaja untuk meningkatkan estetika terutama untuk menggambarkan bahwa pohon tersebut sudah berumur tua.

Kayu mati pada bagian pohon bonsai juga menunjukkan bahwa pohon itu telah melewati masa-masa sulit dia alam liar yang keras sebagaimana yang ditunjukkan oleh bekas lukayang menandai batangnya.

Kayu mati yang ada pada pohon bonsai harus terlihat lapuk secara alami dan memiliki posisi yang tepat untuk melengkapi artistik pohon tersebut.

Pembentukan kayu mati dengan sengaja juga harus dilakukan dengan hati-hati agar menghasilkan bentuk alami seperti kayu mati di pohon liar yang disebabkan oleh gangguan cuaca panas/hujan/salju/kekeringan, serangga, herbivora, dan mikroorganisme yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Dalam seni bonsai, kayu mati dinamai Shari atau Jin. Dalam gaya bonsai sharimiki, sebagian besar pohon terdiri dari kayu mati yang sengaja dibuat atau yang asli diambil dari pohon liar yang mengalami kematian batang di alam liar.

Shari buatan umumnya terletak pada batang utama dari pangkal batang ke bagian atas pohon berdampingan dengan kulit kayu hidup. Jin adalah bagian kayu mati di cabang termasuk ujung atau seluruh cabang.

 

Bonsai Sharimiki

Kayu mati sempurna yang pas secara artistik jarang ditemukan pada bahan bonsai. Jika ada bagian yang mati, kemungkinan besar perlu disempurnakan lagi.

Tetapi menciptakan atau menyempurnakan kayu mati tidaklah mudah. Tak cukup jika hanya melucuti kulit kayu.

Membuat bonsai kayu mati bisa dianggap memahat kayu atau mengukir kayu. Ini dapat dilakukan dengan mudah oleh seseorang yang memiliki bakat artistik, keterampilan dan kesabaran, serta alat yang tepat.

Secara luas, seniman bonsai yang hendak memahat atau mengukir kayu mati pada pohon bonsai harus melihat detail dari kayu mati yang ada pada pohon asli di alam luar, dan itu memerlukan ketelitian. Tapi, ini cukup membingungkan bagi pemula terutama mereka yang tidak terbiasa menangani alat-alat tajam seperti pisau ukir dan pahat.

Pohon-pohon yang biasanya memiliki kayu mati di alam luar adalah cemara, pinus, dan spesies pohon berkayu keras lainnya. Tentu, sulit untuk mencari contoh di alam, namun dibeberapa daerah pedesaan pohon-pohon tua tentu ada dan bisa di perhatikan bentuk kayu matinya.

Rayap bisa dimanfaatkan untuk membutnya!

Sejatinya, rayap adalah pemahat dan pengukir kayu terbaik.

Beberapa seniman bonsai senior menggunakan rayap untuk membuat kayu mati alami pada pohon bonsainya. Jika kamu tidak mahir memahat dan mengukir kayu, jangan lewatkan kesempatan atau informasi ini. Berikut, carauntukmembuat.com akan rangkum beberapa langkah mudah membuat pohon bonsai diukir oleh rayap.

 

Cara Membuat Kayu Mati Pada Bonsai (Shari / Jin)

1. Siapkan bahan pohon bonsai yang paling disukai rayap.

CATAT : Tidak semua spesies pohon yang bisa di bonsai disukai oleh rayap.

Di Indonesia saya pribadi hanya menyaksikan secara langsung di alam liar beberapa spesies pohon tua yang banyak dikerumuni bahkan dijadikan istana rayap, yaitu pohon Bugenvil, Sinyo Nakal, Cemara, dan Kemuning.

2. Siapkan wadah yang luas dan rendah. Ada baiknya menggunakan karung atau wadah apapun yang memiliki tepi tidak licin. Hal ini untuk mempermudah rayap untuk turun naik ke tanah dan batang pohon. Juga, jangan memberikan pupuk kimia atau papaun pada media tanam.

3. Setelah bahan pohon bonsai kamu sudah dalam karung atau wadah, letakkan ditanah (ground) dan ternaungi / sedikit terkena sinar matahari.

4. Kumpulkan rayap-rayap dan tanah dari sarangnya kemudian letakkan dibawah bahan pohon bonsai kamu. Diamkan selama mungkin, semakin lama semakin baik.

 

Proses Perayapan
Hasil Perayapan

5. Kesabaran adalah kunci utama menggunakan teknik ini. Selagi belum mencapai harapan, biarkan rayap-rayap terus menggerogoti pohon.

Rayap tidak akan memakan tunas atau batang yang hidup, melainkan hanya batang, kuit kayu, dan ranting yang sudah mati.

 

Tunas Tetap Tumbuh

Hasil kerja rayap yang luar biasa pada pohon bonsai dapat kamu lihat beberapa bulan atau tahun kedepan. Seperti yang sudah saya katakan diatas, semakin lama maka akan semakin bagus. Tentu saja itu bisa diselesaikan sampai sesuai dengan kayu mati yang kamu harapkan.

ARTIKEL TERKAIT :

Leave a Reply