Jasa Penulis Artikel Layanan Penulisan Artikel SEO Untuk Blog

Ciri Ciri Pohon Loa / Lo Di Alam Liar

Ciri Ciri Pohon Loa Di Alam Liar

Pohon Loa atau Lo (Ficus Racemosa) adalah pohon yang masih termasuk dalam keluarga Ficus seperti halnya Pohon Beringin (Ficus Benjamina). Buah dari pohon loa berbentuk bulat, bergantungan dan bergerombol hingga memenuhi batang pohon dan dahannya. Buah loa sendiri berwarna hijau saat masih muda dan berlahan berubah merah saat sudah matang / tua.

Loa juga masuk dalam pohon berbatang keras yang bisa tumbuh tinggi, biasanya antara 15 sampai 20 meter. Jika dilukai, batang pohon loa akan mengeluarkan getah berwarna putih susu dan getah tersebut bisa membuat iritasi pada kulit manusia.

Buah dari pohon loa juga disebut loa dan bisa dimakan oleh manusia. Selain manusia, hewan liar juga biasa memakan loa seperti kera, tupai, dan beberapa hewan pemanjat dan pemakan buah-buahan lainnya.

Di daratan Indonesia pohon loa mudah untuk ditemui, khususnya dipinggiran sungai, rawa, danau, sawah, maupun di hutan. Pohon loa sendiri sering diburu oleh penghobi bonsai untuk dijadikan ‘Bakalan Bonsai’ (sebutan untuk bibit bonsai) dimana pohon loa akan terlihat sangat menawan dan indah apabila berhasil dibuat bonsai.

Jika kamu ingin mencari pohon loa di alam liar, saya sarankan untuk mengetahui ciri-cirinya terlebih dulu. Ciri ciri pohon loa di alam liar sangat mudah diketahui, mulai dari batang pohon hingga buahnya. Berbeda sekali dengan pohon asem jawa, dimana pohon tersebut memiliki banyak sekali kesamaan dengan pohon lain.

Nah berikut ini ciri ciri pohon loa di alam liar yang bisa kamu jadikan refernsi.

 

Batang Pohon Loa

 

Batang Pohon Loa

 

Daun Pohon Loa

 

Daun Pohon Loa

 

Buah Pohon Loa

 

Buah Pohon Loa

Sekarang kamu sudah tahu kan ciri ciri pohon loa di alam liar?

Jika masih penasaran dengan pohon ini, kamu bisa mencarinya di tempat-temat yang jauh dari pemukiman manusia seperi yang sudah saya jelaskan diatas, yaitu pinggiran sungai, rawa, danau, sawah, atau hutan.

ARTIKEL TERKAIT :

Leave a Reply